Opini Kamaruddin Azis
Ontologi IKA dan Pilihan Orang-orang
organisasi bukan sekadar bagan atau badan hukum; ia adalah jaringan hidup yang terdiri dari relasi, makna, dan tindakan terkoordinasi.
Program percontohan atau pilot project bahasa kerennya, inisiatif terdesentralisasi – bukan karena ABS atau karena ketua-ji yang mau, dan kolaborasi lintas sektor memungkinkan organisasi belajar dengan cepat dan beradaptasi.
Jaringan alumni yang paling berhasil berperilaku seperti startup: iteratif, berorientasi pada pengguna, dan digerakkan oleh peluang yang lahir dari pilihan orang-orangnya, bukan karena pengkultusan atau semata menjadi punggung untuk dipijak oleh sesiapa yang mau memanjat tebing ke puncak.
Singkatnya, ontologi organisasi alumni menentukan arah dan nasibnya.
Jika ia melihat dirinya hanya sebagai perpanjangan seremonial dari masa lalu, maka ia akan stagnan.
Jika ia memahami dirinya sebagai ekosistem relasional yang dinamis dan berorientasi pada nilai masa depan, ia dapat menjadi salah satu bentuk modal kolektif paling kuat di dunia modern.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kamaruddin-Azis-Ketua-Bidang-Ekonomi-Kreatif-Selat-Makassar-pada-IKA-Unhas-Sulsel.jpg)