Opini
Keajaiban dari Bercermin
Sambil menyimak, dengan suasana damai dan dalam situasi yang tenang saya bersiap-siap menonton pertunjukan ini.
Mereka tiba-tiba mendapat sebuah pelajaran.
Makin dalam, makin berdiri di depan cermin, mereka makin sadar.
Lalu di ujung setelah menyampaikan kegelisahan hidup, menyampaikan banyak hal, ke lima pemain menyadari satu hal bahwa hidup ini adalah milik mereka.
Dengan bercermin sebagai tempat untuk membangun kembali dirinya, mengembangkan potensi terbaik, membangun rasa percaya diri.
Akhirnya mereka telah menemukan dirinya.
Dari pertunjukan yang berjalan dengan penuh hikmat ini saya mengatakan bahwa naskah yang disusun oleh Syahrini Andriyani atau akrab disapa Kak Rini cukup bagus, sesuai dengan yang terpampang di poster bertuliskan “perjalanan introspektif”. Pertunjukan ini sungguh penuh refleksi.
Kekuatan naskah ini ada pada narasinya.
Maka benar, pertunjukan teater yang baik tidak lepas dari naskah dan penyutradaraan yang baik pula.
Setelah itu, saya melihat ke lima aktor yang memainkan perannya telah bersungguh-sungguh menampilkan yang terbaik, layak di tonton dan mendapat apresiasi.
Dari pertunjukan ini tampak dengan jelas bahwa ada proses latihan yang sangat sungguh-sungguh.
Sebagai penonton kita juga diajak untuk bercermin bahwa teater yang dibawakan teman-teman disabilitas ini adalah tanda bahwa setiap manusia bisa memberikan tontonan yang maksimal dan terbaik.
Dan teman-teman disabilitas kita berhasil menampilkan dengan sukses.
Tentang Psike Dalam Cermin
Saya pikir judul ini cukup releated dengan kehidupan kita. “Psike Dalam Cermin” yang diperankan oleh teman-teman disabilitas mengajarkan banyak hal terutama sekali dalam membangun kesadaran diri.
Naskah yang dituliskan Kak Rini cukup padat dan kompleks.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251103-Andi-Yahyatullah-Muzakkir-Founder-Anak-Makassar-Voice.jpg)