Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Obat Setelan: Sembuh Cepat, Risiko Panjang

Kebutuhan akan solusi cepat di tengah gaya hidup yang serba sibuk membuat banyak orang memilih pengobatan instan.

Tribun-timur.com
OPINI - Irda Rezkina Azis, ASN di Balai Besar POM di Makassar 

Fenomena ini tidak muncul tanpa sebab.

Kebutuhan akan solusi cepat di tengah gaya hidup yang serba sibuk membuat banyak orang memilih pengobatan instan.

Di sisi lain, kemudahan akses obat di luar jalur resmi masih menjadi celah.

Ditambah lagi, pengalaman subjektif masyarakat yang merasa “cocok” memperkuat kepercayaan terhadap obat setelan.

Dalam konteks kesehatan masyarakat, obat setelan dapat dipandang sebagai bentuk ekstrem dari swamedikasi.

World Health Organization mencatat bahwa penggunaan obat tanpa pengawasan tenaga kesehatan berkontribusi pada meningkatnya resistensi antimikroba, yang kini menjadi ancaman global.

Di Indonesia, upaya pengawasan sebenarnya telah dilakukan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan secara berkala melakukan pengawasan serta Upaya Pengeakan Hukum terhadap peredaran Obat illegal, termasuk obat setelan yang tidak memenuhi standar.

Dalam beberapa kasus Obat Setelan, ditemukan obat yang mengandung bahan obat keras tanpa keterangan yang jelas.

Ini menunjukkan bahwa peredaran obat tidak aman masih menjadi persoalan nyata, sekaligus menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih berhati hati dalam memilih pengobatan.

Ironisnya, praktik ini tetap bertahan karena dianggap praktis, murah dan terjangkau.

Padahal, rasa cocok tidak selalu berarti aman.

Disinilah tantangan kita bersama.

Bukan hanya soal pengawasan dari pihak berwenang, tetapi juga peningkatan kesadaran masyarakat.

Edukasi kesehatan perlu terus diperkuat agar masyarakat tidak mudah tergoda oleh solusi instan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved