Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Mutiara Ramadhan 2026

Ramadan Maqasid-Based

Di sinilah pentingnya cara beragama yang berorientasi pada tujuan. Para ulama menegaskan 

Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
OPINI - Prof Dr Abdul Rauf M Amin MA Guru Besar UIN Alauddin 

Oleh: Prof Dr Abdul Rauf M Amin MA

Guru Besar UIN Alauddin

TRIBUN-TIMUR.COM - Umat Islam tentu bahagia riang gembira. 

Kini kembali mendapatkan undangan jamuan dari Allah dengan berbagai bentuk jamuan kuliner yang tentu sangat lezat bagi yang benar-benar aware tentang substansinya. Jamuannya bernama ramadan.

Setiap tahun Ramadan datang membawa suasana yang khas. Masjid ramai, jadwal kajian padat, dan media sosial dipenuhi konten religius.

Namun di balik semarak itu, ada pertanyaan mendasar: apakah Ramadan benar-benar mengubah cara kita hidup, atau sekadar mengubah jadwal makan dan tidur?

Di sinilah pentingnya cara beragama yang berorientasi pada tujuan. Para ulama menegaskan 

bahwa ajaran agama tidak hanya dimaksudkan untuk ditaati secara formal, tetapi untuk menghadirkan kemaslahatan: kebaikan nyata bagi manusia.

Ramadan, dalam kerangka ini, bukan sekadar bulan ritual, tetapi bulan pembentukan kesadaran sosial. Puasa seharusnya melatih kepekaan.

Lapar dan haus bukan tujuan akhir, melainkan jalan untuk memahami bagaimana rasanya hidup dalam keterbatasan.

Ironisnya, justru di bulan puasa konsumsi sering meningkat. Berburu takjil, buka puasa berlebihan, dan budaya “balas dendam” setelah seharian menahan lapar menjadi pemandangan lazim.

Puasa yang seharusnya mendidik kesederhanaan, terkadang berubah menjadi ajang pemborosan.

Kritik ini penting disampaikan bukan untuk menghakimi, tetapi untuk mengajak bercermin.

Jika puasa tidak membuat kita lebih peduli pada yang miskin, lebih jujur dalam bekerja, dan lebih santun dalam berbicara, maka ada yang keliru dalam cara kita memaknai Ramadan.

Contoh konkret Ramadan maqasid-based dapat dilihat dari bagaimana zakat, infak, dan sedekah dikelola.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

Ayo, ke Timur

 
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved