Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Irjen Asep Edi Suheri Terancam, Prabowo Sebut Tindakan Polisi Berlebihan

Prabowo menilai tindakan polisi berlebihan di lokasi demonstrasi, kini Irjen Asep Edi Suheri dan anak buahnya terancam

Editor: Ari Maryadi
Sekretariat Presiden
PERNYATAAN PRESIDEN - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan menyikapi kematian driver ojol Affan Kurniawan usai ditabrak mobil rantis Brimob. 

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga telah menemui keluarga korban. Dalam pertemuan itu, keluarga meminta adanya penegakan hukum yang tegas.

“Apapun bentuk pelanggarannya ya harus ada sanksi hukum yang tegas,” ujar Asep. Kompolnas pun menyatakan akan mengawal kasus ini secara transparan dari awal hingga akhir.

Klarifikasi Status Korban Asep menyampaikan bahwa sempat beredar simpang siur mengenai kondisi korban.

Ia menegaskan, satu orang meninggal dunia, yakni Affan Kurniawan, sementara satu lainnya mengalami luka-luka dan dirawat di RS Pelni.

Respons Keluarga 

Keluarga korban, kata Asep, tentu merasa kehilangan mendalam. 

Namun, mereka menerima permintaan maaf dan belasungkawa yang disampaikan Kapolri secara langsung.

“Keluarga dan lingkungan juga menerima itu dengan baik, menyambut baik permintaan maaf itu, ayahnya dan lingkungannya,” tutur Asep.

Pihak keluarga juga meminta adanya pemulihan bantuan bagi keluarga yang ditinggalkan.

Affan diketahui merupakan salah satu tulang punggung keluarga secara ekonomi.

Tujuh Polisi Diamankan Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim menyebut sebanyak tujuh anggota polisi telah diamankan terkait insiden ini.

Mereka adalah Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J. 

“Saat ini pelaku sudah kita amankan sejumlah tujuh orang,” kata Abdul Karim di RSCM, Kamis malam.

Ia menjelaskan, pemeriksaan dilakukan oleh Divisi Propam Mabes Polri dan Propam Mako Brimob di Kwitang, mengingat para anggota tersebut berasal dari satuan Brimob Polda Metro Jaya.

“Jadi saat ini tujuh orang tersebut sudah diamankan dan dilakukan pemeriksaan,” tegasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved