Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Irjen Asep Edi Suheri Terancam, Prabowo Sebut Tindakan Polisi Berlebihan

Prabowo menilai tindakan polisi berlebihan di lokasi demonstrasi, kini Irjen Asep Edi Suheri dan anak buahnya terancam

Editor: Ari Maryadi
Sekretariat Presiden
PERNYATAAN PRESIDEN - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pernyataan menyikapi kematian driver ojol Affan Kurniawan usai ditabrak mobil rantis Brimob. 

Diketahui, tujuh anggota polisi diduga terlibat dalam insiden ini, yakni Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.

Lebih lanjut, Presiden mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan percaya kepada pemerintah.

Prabowo menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap pihak-pihak yang berusaha memicu kerusuhan.

“Ada unsur-unsur yang selalu ingin huru-hara, yang ingin chaos. Saya sampaikan kepada seluruh rakyat bahwa hal tersebut tidak menguntungkan rakyat, tidak menguntungkan masyarakat, tidak menguntungkan bangsa kita,” ucap Prabowo.

Prabowo menegaskan pemerintah sedang fokus membangun bangsa agar kuat, sejahtera, dan mandiri.

Aspirasi masyarakat, menurutnya, tetap terbuka untuk disampaikan melalui jalur yang sah.

“Kita harus waspada, kita harus tenang, dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan. Aspirasi yang sah, silakan untuk disampaikan. Kita akan perbaiki semua yang perlu diperbaiki,” pungkasnya.

Kapolda Minta Maaf

Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan permintaan maaf atas insiden kendaraan taktis (rantis) Brimob yang melindas pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan (21), hingga tewas di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025).

“Saya atas nama pimpinan Polda Metro dan juga atas nama kesatuan menyampaikan permohonan maaf yang mendalam,” kata Asep dalam konferensi pers di Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, Kamis malam.

Asep juga menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada keluarga korban.

Ia mengatakan telah bertemu langsung dengan pihak keluarga Affan dan diterima dengan baik.

“Kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga dan almarhum,” ujarnya.

Proses Hukum dan Pemeriksaan Internal Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Metro Jaya menegaskan pihaknya berkomitmen menegakkan hukum secara maksimal bersama Kadiv Propam Polri dan jajaran Brimob.

“Saat ini sedang diproses pemeriksaan, semoga segera cepat hasilnya, tinggal statusnya jelas. Sudah diamankan Brimob dan sedang diperiksa. Jadi statusnya sekarang terperiksa,” jelasnya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved