Solar Langka, Sopir Truk Tujuan Manado dan Kolaka Menginap di SPBU Kasuarrang Maros
Sopir truk itu menjadi salah satu korban kelangkaan solar di sejumlah SPBU di Kabupaten Maros.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Kelangkaan BBM jenis solar masih terjadi di Maros, Sulawesi Selatan, sehingga menyebabkan antrean panjang truk di sejumlah SPBU, termasuk SPBU Kasuarrang.
- Kondisi ini memicu kemacetan di sekitar lokasi, terutama pada jam-jam sibuk.
- Sejumlah sopir bahkan terpaksa menunggu berjam-jam hingga menginap di SPBU karena stok solar belum tersedia.
- Faizal, sopir truk pengangkut tiang listrik tujuan Manado, mengaku mengalami keterlambatan pengiriman hingga tiga hari akibat sulit mendapatkan solar.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Faizal terpaksa menunda pengiriman tiang listrik ke Manado selama tiga hari.
Sopir truk itu menjadi salah satu korban kelangkaan solar di sejumlah SPBU di Kabupaten Maros.
Antrean kendaraan di sejumlah SPBU menjadi pemandangan yang lazim setiap harinya.
Truk mengular hingga ke tepi jalan, seperti yang terjadi di SPBU Kasuarrang.
Akibatnya, kemacetan tak dapat dihindari utamanya saat jam padat, pagi maupun di sore hari.
Nampak, dispenser pengisian solar di dua SPBU terlihat lengang menunggu pengisian dari Pertamina.
Baca juga: Jangan Khawatir! Pertamina Pastikan Stok Pertalite hingga Solar Aman di Sidrap
Sejumlah sopir menunggu di dekat truk mereka menanti pasokan solar untuk digunakan mengantar barang antar provinsi.
Sebagian tetap berada di dalam truk menghindari sengatan matahari siang.
Tak jarang, mereka harus menginap di SPBU sebab stok solar tak kunjung didapatkan.
"Sudah terlambat tiga hari mengantar tiang listrik,saya dan keluarga sudah menunggu di SPBU ini sejak kemarin," bebernya saat ditemui, Selasa (16/6/2026).
Ia mengaku tak mampu berbuat banyak.
Lantaran kondisi kelangkaan solar tak hanya terjadi di Kabupaten Maros saja, namun hampir di seluruh SPBU di daerah yang dilintasinya.
Menurutnya, kelangkaan solar tak hanya berdampak pada waktu operasional, namun juga menggerus sumber pendapatannya.
"Kemungkinan langka karena banyak pelansir, banyak yang mengisi melebihi kapasitas truknya," bebernya.
Hal serupa juga dirasakan Adi, sopir truk pengangkut logistik menuju Kolaka, Sulawesi Tenggara.
| Chaidir Syam Pimpin Pawai Taaruf 1 Muharram, 1.000 Warga Maros Didominasi Busana Putih Jalan Kaki |
|
|---|
| Melaju Tanpa Khawatir BBM, Solusi Asmo Sulsel Berkendara Irit dengan Motor Honda |
|
|---|
| Alasan DEMA UIN Makassar Serukan Demo Reformasi Jilid II |
|
|---|
| HMI dan PMII Barru Belum Turun ke Jalan, Masih Kaji Dampak Kenaikan Pertamax |
|
|---|
| SPBU Tanete Sidrap Pastikan Stok Pertalite Aman, Pasokan Capai 16 Ribu Liter per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-16-Antrean-Solar-di-SPBU-Kasuarrang-Kecamatan-Lau.jpg)