Jangan Khawatir! Pertamina Pastikan Stok Pertalite hingga Solar Aman di Sidrap
Stok Pertalite, Pertamax, hingga Solar masih stabil dan tidak mengalami pengurangan kuota dari pusat.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Sudirman
Ringkasan Berita:
- Meski harga Pertamax di Sulawesi naik menjadi Rp16.650 per liter, ketersediaan BBM di Kabupaten Sidrap dipastikan tetap aman.
- Distribusi dari Terminal BBM Parepare berjalan normal tanpa kendala, sehingga stok Pertalite, Pertamax, dan Solar di SPBU Pertamina Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, tetap stabil dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Pengawas SPBU Pertamina Pangkajene, Asri, mengatakan pasokan BBM terus dikirim setiap hari dari Parepare dengan volume antara 8 hingga 16 ton
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Meski harga Pertamax melonjak hingga Rp16.650 per liter, ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sidrap dipastikan tetap aman.
Distribusi dari Terminal BBM Parepare berjalan normal tanpa gangguan.
Tak ada antrean kendaraan seperti SPBU.
Termasuk di SPBU Pertamina Pangkajene, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.
Stok Pertalite, Pertamax, hingga Solar masih stabil dan tidak mengalami pengurangan kuota dari pusat.
Baca juga: Pemprov Sulsel Kebut Pengerjaan Proyek MYP, Sejumlah Ruas Jalan di Bone, Sidrap & Soppeng Dibenahi
Pengawas SPBU Pertamina Pangkajene, Asri, mengatakan hingga saat ini tidak ada kendala berarti dalam pemenuhan kebutuhan BBM masyarakat.
Pengiriman dari terminal BBM tetap dilakukan secara rutin sehingga antrean panjang maupun kelangkaan dapat dihindari.
"Alhamdulillah masih aman. Setiap hari juga selalu ada pengantaran. Biasanya 8 ton, kadang sampai 16 ton dikirim dari Parepare," ujar Asri saat ditemui Tribun-Timur.com di SPBU Pertamina Pangkajene, Selasa (16/6/2026).
Menurutnya, pasokan yang datang setiap hari membuat kebutuhan masyarakat masih dapat terpenuhi dengan baik.
Aktivitas pengisian BBM di SPBU pun berlangsung seperti biasa, tanpa adanya lonjakan pembelian yang signifikan pasca-kenaikan harga Pertamax.
Meski demikian, kenaikan harga Pertamax tetap menjadi perhatian sebagian konsumen, terutama pengguna kendaraan pribadi yang selama ini mengandalkan BBM nonsubsidi.
Berdasarkan penyesuaian harga terbaru yang berlaku di wilayah Sulawesi sejak 10 Juni 2026, harga Pertamax mengalami kenaikan menjadi Rp16.650 per liter.
Sebelumnya, BBM dengan angka oktan (RON) 92 itu dijual Rp12.600 per liter.
Sementara itu, harga BBM subsidi tidak mengalami perubahan, yakni Pertalite tetap Rp10 ribu per liter dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
Di Sulawesi Selatan, daftar harga BBM Pertamina yang berlaku saat ini meliputi Pertalite Rp10ribu per liter, Pertamax Rp16.650 per liter, Pertamax Turbo Rp21.200 per liter, Dexlite Rp23.500 per liter, Pertamina Dex Rp25.350 per liter, dan Biosolar subsidi Rp6.800 per liter.
| Tradisi Mala Barakka DDI As-Salman Bertahan 13 Tahun, Warga Datang Ambil Air Berkah di Sidrap |
|
|---|
| Saiful Gemilang dan Adil Cetak Gol, 2 Pemain PSM Makassar Bawa SF Gold Lolos 16 besar Sidrap Cup |
|
|---|
| SPBU Tanete Sidrap Pastikan Stok Pertalite Aman, Pasokan Capai 16 Ribu Liter per Hari |
|
|---|
| DDI As-Salman Sidrap Buka Pendaftaran Santri Baru, Pertahankan Tradisi Kitab Kuning |
|
|---|
| Di Tengah Gelombang Demo Nasional, Sidrap Masih Kondusif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-06-16-Aktivitas-berjalan-normal-di-SPBU-Pertamina-Pangkajene.jpg)