Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Harga BBM Naik

Legislator Maros Ari Anugrah Kritik Kenaikan Harga Pertamax , Sebut Pertalite Berpotensi Langka

Legislator PAN Maros itu menuturkan Pertalite merupakan BBM subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
PERTAMAX NAIK - Anggota DPRD Maros, Arie Anugrah menyoroti Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.650 perliter. Ia menilai kondisi saat ini belum tepat untuk menaikkan harga BBM hingga sekitar 30 persen. 

“Pemerintah sebaiknya berdiskusi lebih dulu dengan DPRD sebagai wakil rakyat,” ujarnya.

Karena itu, ia berharap setiap kebijakan yang berdampak langsung terhadap masyarakat disertai langkah mitigasi dan solusi yang jelas.

“Jangan sampai pemerintah hanya melahirkan kebijakan, tetapi tidak menyiapkan solusi atas dampak yang muncul di tengah masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, salah satu  pengendara Ilyas mengaku terkejut saat mengetahui harga Pertamax naik hingga Rp16.650 per liter.

“Jujur, saya terkejut ketika membaca berita. Naiknya tidak tanggung-tanggung menjadi Rp16.650 per liter,” katanya.

Ia juga mempertimbangkan beralih ke Pertalite demi menghemat biaya operasional kendaraan.

“Yah resikonya kalau pindah ke Pertalite itu antriannya panjang, tapi mau bagaimana lagi,” tuturnya.

Ia menyebut biaya pengisian penuh menggunakan Pertamax kini jauh lebih mahal dibanding Pertalite.

“Kalau saya mengisi Pertalite full itu hanya Rp300 ribu, tapi kalau Pertamax mungkin sudah hampir Rp500 ribu,” imbuhnya.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved