Musim Kemarau
Damkar Maros Ungkap Penyebab Kebakaran saat Kemarau, Korsleting hingga Bakar Sampah
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan hingga permukiman warga di Kabupaten Maros.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Maros mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan menghadapi fenomena El Nino.
Fenomena El Nino dapat memicu cuaca panas dan musim kemarau lebih panjang.
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan hingga permukiman warga di Kabupaten Maros.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, Jufri, mengatakan masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam beraktivitas selama musim kemarau.
“Cuaca panas dan minimnya curah hujan membuat potensi kebakaran meningkat, jadi masyarakat harus lebih waspada,” kata Jufri, Minggu (17/5/2026).
Ia mengingatkan warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar karena api mudah menyebar saat kondisi kering.
Selain itu, masyarakat juga diminta tidak membakar sampah sembarangan, terutama di area yang dekat dengan lahan kosong dan permukiman.
Mantan Kepala Kesbangpol Maros itu mengatakan, kebakaran kecil yang awalnya dianggap sepele dapat berubah menjadi kebakaran besar akibat angin dan suhu udara tinggi.
Ia juga meminta warga tidak membuang puntung rokok sembarangan karena dapat memicu kebakaran.
“Hal-hal kecil seperti puntung rokok atau pembakaran sampah sering menjadi penyebab kebakaran saat musim kemarau,” ujarnya.
Selain itu, masyarakat juga diimbau memastikan kompor dalam kondisi mati sebelum meninggalkan rumah.
"Penggunaan alat elektronik perlu diperhatikan agar tidak memicu korsleting listrik," sebutnya
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros, Baso Tajong, mengatakan korsleting listrik masih menjadi salah satu penyebab utama kebakaran rumah di Maros.
Karena itu, warga diminta rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.
“Kalau ada kabel yang sudah rusak atau steker yang digunakan bertumpuk, sebaiknya segera diganti karena berisiko menimbulkan percikan api,” katanya.
| Musim Kemarau Diprediksi Mulai Mei, PDAM Sidrap Imbau Warga Siapkan Tandon Air |
|
|---|
| Sinjai Siapkan 126 Pompa Air Hadapi Kemarau, Petani Tadah Hujan Prioritas |
|
|---|
| VIDEO: Warga Bontoa Maros Untung Rp200 Ribu Sehari di Tengah Musim Kemarau |
|
|---|
| 3 Pompa Air Disiapkan PDAM Antisipasi Musim Kemarau |
|
|---|
| Musim Kemarau, Suhu Udara Siang Hari Capai 31-32 Derajat Celcius di Maros Sulawesi Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/WASPADA-KEBAKARAN-Kepala-Damkar-Maros-Jufri-saat.jpg)