Musim Kemarau
Damkar Maros Ungkap Penyebab Kebakaran saat Kemarau, Korsleting hingga Bakar Sampah
Kondisi tersebut dinilai berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan, lahan hingga permukiman warga di Kabupaten Maros.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Ia juga mengingatkan masyarakat menggunakan peralatan listrik dan tabung gas yang memenuhi standar nasional Indonesia (SNI).
"Penggunaan alat yang tidak standar dapat meningkatkan risiko kebocoran gas maupun kebakaran," bebernya.
Selain kewaspadaan di rumah, masyarakat juga diminta menjaga lingkungan sekitar agar tidak mudah terbakar saat musim kemarau.
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat sangat penting dalam mencegah terjadinya kebakaran.
Ia meminta warga segera melapor apabila melihat titik api atau kejadian kebakaran di lingkungan sekitar.
“Kalau cepat dilaporkan, penanganannya bisa lebih cepat sehingga api tidak meluas,” jelasnya.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Maros juga menyiagakan personel dan armada untuk mengantisipasi meningkatnya potensi kebakaran selama musim kemarau tahun ini.
| Musim Kemarau Diprediksi Mulai Mei, PDAM Sidrap Imbau Warga Siapkan Tandon Air |
|
|---|
| Sinjai Siapkan 126 Pompa Air Hadapi Kemarau, Petani Tadah Hujan Prioritas |
|
|---|
| VIDEO: Warga Bontoa Maros Untung Rp200 Ribu Sehari di Tengah Musim Kemarau |
|
|---|
| 3 Pompa Air Disiapkan PDAM Antisipasi Musim Kemarau |
|
|---|
| Musim Kemarau, Suhu Udara Siang Hari Capai 31-32 Derajat Celcius di Maros Sulawesi Selatan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/WASPADA-KEBAKARAN-Kepala-Damkar-Maros-Jufri-saat.jpg)