Musim Kemarau
Musim Kemarau Diprediksi Mulai Mei, PDAM Sidrap Imbau Warga Siapkan Tandon Air
Masyarakat perlu mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan berkurangnya distribusi air selama musim kemarau.
Penulis: Hardiyanti Kamaluddin | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, SIDRAP — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Sidenreng Rappang mengimbau masyarakat bersiap menghadapi musim kemarau.
Kemarau diprediksi mulai berlangsung pada Mei dan mencapai puncaknya pada Agustus 2026.
Musim kemarau diperkirakan berdampak pada penurunan debit air baku.
Sehingga pasokan air PDAM ke rumah-rumah warga berpotensi berkurang.
Direktur Perumda Tirta Saromase, Andi Hindi Tongkeng, mengatakan.
Masyarakat perlu mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan berkurangnya distribusi air selama musim kemarau.
Ia menyebutkan, pihak PDAM terus menyosialisasikan langkah antisipasi kepada masyarakat.
Termasuk melalui masjid-masjid di berbagai wilayah di Sidrap.
“Kita selalu mengimbau masyarakat agar menyiapkan tandon air atau penampungan air untuk persediaan jangka panjang,” katanya, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, PDAM biasanya menerapkan sistem penggiliran distribusi air saat debit air menurun akibat kemarau panjang.
Sistem tersebut dilakukan dengan membagi jadwal distribusi ke sejumlah wilayah secara bergantian agar seluruh pelanggan tetap mendapatkan pasokan air.
“Misalnya satu daerah sudah mendapatkan air sebelumnya, maka besoknya sudah tidak mendapatkan air lagi,” ujarnya.
Jika musim kemarau berlangsung lebih lama dan pasokan air semakin terbatas.
PDAM akan menyuplai air bersih menggunakan truk tangki ke wilayah terdampak.
Andi Hindi juga menyoroti masih adanya sejumlah wilayah di Kabupaten Sidrap yang belum memiliki jaringan perpipaan PDAM.
| Sinjai Siapkan 126 Pompa Air Hadapi Kemarau, Petani Tadah Hujan Prioritas |
|
|---|
| VIDEO: Warga Bontoa Maros Untung Rp200 Ribu Sehari di Tengah Musim Kemarau |
|
|---|
| 3 Pompa Air Disiapkan PDAM Antisipasi Musim Kemarau |
|
|---|
| Musim Kemarau, Suhu Udara Siang Hari Capai 31-32 Derajat Celcius di Maros Sulawesi Selatan |
|
|---|
| BPBD Sulsel Minta Warga Waspada Kekeringan dan Angin Puting Beliung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/KRISIS-AIR-Kantor-PDAM-berada-di-Jl-Ressang-Kecamatan-Maritengngae.jpg)