Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Darurat Guru di Maros, 475 Formasi Kosong, Honorer Tak Bisa Direkrut

Sementara sekolah tidak lagi bisa merekrut tenaga honorer baru seperti sebelumnya.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KEKURANGAN GURU - Suasana Apel di Lapangan Pallantikang, Kabupaten Maros beberapa waktu lalu. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten (Disdikbud) Maros mencatat kebutuhan tenaga guru di tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) masih kurang. 

Meski demikian, kondisi kekurangan guru di Maros mulai terbantu dengan kehadiran tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain itu, sejumlah guru honorer lama juga masih tetap mengabdi di sekolah meski belum diangkat menjadi PPPK.

Sementara itu, Anggota DPRD Maros, Muhammad Yusuf Sarro, mendesak pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi kekurangan guru tersebut.

Menurutnya, persoalan kekurangan guru tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung terhadap kualitas pendidikan.

“Ini harus jadi perhatian serius. Kekurangan guru ini bisa mempengaruhi kualitas pembelajaran di sekolah, apalagi kalau terjadi di daerah terpencil,” tegasnya.

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar memperjuangkan penambahan formasi guru melalui jalur CPNS.

“Pemda harus maksimal mengusulkan formasi guru sesuai kebutuhan riil di lapangan. Jangan sampai kekurangan ini terus terjadi setiap tahun,” ujarnya.

Selain penambahan formasi, ia meminta distribusi guru antarwilayah juga diperhatikan agar tidak terjadi ketimpangan.

“Pemerataan juga penting. Jangan sampai ada sekolah yang kelebihan guru, sementara yang lain justru kekurangan,” tambahnya.

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved