Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Truk 10 Roda Terbakar di Poros Maros-Pangkep, Sopir Asal Makassar Luka Berat

Dalam video amatir yang beredar, nampak si jago merah membumbung tinggi melalap truk milik korban di tepi jembatan.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
TRUK KEBAKARAN - Sebuah mobil truk Hino 10 roda terbakar usai menabrak pembatas jembatan di Jalan Poros Maros-Pangkep, Kelurahan Bonto Lempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Minggu (3/5/2026) malam. Akibat kejadian tersebut, sopir truk bernama Anto (41), warga Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mengalami luka bakar di sekujur tubuhnya. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Seorang warga Pampang, Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan, bernama Anto (41) mengalami luka bakar sekujur tubuhnya usai mobil yang dikendarainya dilalap si jago merah.

Truk 10 roda milik korban terbakar usai menabrak pembatas jembatan.

Peristiwa nahas ini terjadi di Jalan Poros Maros-Pangkep, Kelurahan Bonto Lempangan, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Minggu (3/5/2026) malam sekira pukul 21.30 Wita.

Dalam video amatir yang beredar, nampak si jago merah membumbung tinggi melalap truk milik korban di tepi jembatan.

Sementara sejumlah warga terlihat mengangkat tubuh korban ke tepi jalan untuk dievakuasi.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Maros, Ipda Mevifah menjelaskan kecelakaan bermula saat mobil Hino bernomor polisi KT 8554 AQ bergerak dari arah Maros menuju Pangkep.

Namun saat tiba di lokasi kejadian, kendaraan diduga hilang kendali saat menikung ke kiri.

“Pengemudi hilang kendali kemudian menabrak pembatas jembatan hingga mengakibatkan kendaraan terbakar,” ujarnya, Senin (4/5/2026).

Akibat insiden tersebut, Anto mengalami luka bakar di sekujur tubuh dilarikan RSUD dr La Palaloi Maros.

Belum diketahui pasti jumlah kerugian materil akibat kecelakaan tersebut.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan Damkar Maros, Baso Tajong mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 21.17 Wita.

Sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dan tujuh personel diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Petugas tiba di lokasi pukul 21.38 Wita dan langsung melakukan proses pemadaman serta pendinginan kendaraan,” katanya.

Api baru berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.15 Wita.

Penyebab kebakaran diduga akibat kendaraan menabrak tugu atau pembatas jembatan hingga memicu percikan api.

Petugas juga melakukan penguraian material kendaraan yang terbakar untuk memastikan tidak ada lagi titik api di lokasi kejadian.

"Belum diketahui pasti jumlah kerugian akibat insiden tersebut," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved