Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Korupsi PDAM Maros

Dirut PDAM Maros Dipanggil Kejaksaan soal Dugaan Korupsi, 20 Saksi Sudah Diperiksa

Sedikitnya 20 orang saksi telah dipanggil untuk memberikan keterangan dalam kasus ini.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KORUPSI PDAM - Kolase Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Bantimurung Maros, Muh Shalahuddin dan ilustrasi uang korupsi. Sedikitnya 20 orang saksi telah dipanggil untuk memberikan keterangan dalam kasus dugaan korupsi PDAM Maros. 

Selain itu, Shalahuddin menyebut, laporan keuangan PDAM juga diaudit setiap tahun oleh Kantor Akuntan Publik independen.

“Alhamdulillah, selama lima tahun berturut-turut, kami mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),” ujarnya.

Audit kinerja dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) juga dilakukan setiap tahun.

Hasilnya, PDAM Tirta Bantimurung dinyatakan sebagai perusahaan yang sehat dan selalu masuk empat besar penilaian kinerja BUMD oleh BPKP.

“Bahkan setelah adanya kenaikan tarif, kami masih mampu mencatatkan keuntungan sekitar Rp300 juta,” tutupnya.

Penghasilan PDAM Maros merosot

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Senin 17 Maret 2025 di kantor DPRD Maros, Direktur Utama PDAM Maros, Salahuddin, bersama jajaran mendapat sejumlah pertanyaan soal kondisi keuangan dan pelayanan perusahaan.

Dalam pemaparannya, Salahuddin mengatakan, PDAM Maros mengalami penurunan laba signifikan dalam beberapa tahun terakhir.

Pada 2020, Laba PDAM mencapai Rp2 miliar.

Kemudian 2021 turun menjadi Rp 1,6 miliar.

Pada 2022 kembali turun menjadi Rp424 Juta.

Terakhir pada 2023, laba bersihnya tinggal Rp132 juta.

Salahuddin mengaku, penyebab utama merosotnya laba adalah meningkatnya biaya produksi.

Sementara tarif air tidak pernah naik sejak 2009.

Ia mengakui, saat ini, harga pokok produksi mencapai Rp4.900 per meter kubik.

Sedangkan harga jualnya hanya Rp4.500.

Sehingga PDAM mengalami kerugian Rp400 per meter kubik.

"2023, pendapatan penjualan air Rp27 miliar, tetapi biaya usaha sebesar Rp26 miliar. Laba bersih kami hanya Rp132 juta," kata dia.

Untuk hindari kebangkrutan, PDAM Maros libatkan pemerintah naikkan tarif di 2025.

Tarif itu naik bertahap. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved