Kemarau Sulsel
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Maros Lebih Cepat dan Berpotensi Lebih Kering
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV, Rizky Yudha, mengatakan musim kemarau di Maros diprediksi datang lebih awal tahun ini.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
Ia juga mengingatkan warga untuk menjaga kesehatan saat cuaca mulai panas.
"Salah satunya dengan menggunakan pelindung diri seperti tabir surya saat beraktivitas di luar ruangan," tuturnya.
Sementara itu, Kepala BPBD Maros, Towadeng, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait fenomena ini.
Ia menyebut, berdasarkan prediksi BMKG, suhu udara saat kemarau bisa mencapai 38 derajat Celcius.
Karena itu, warga diminta lebih berhati-hati, terutama untuk mencegah kebakaran.
“Jangan membakar sampah atau lahan sembarangan,” katanya.
Ia juga mengimbau warga memastikan kondisi rumah aman saat ditinggalkan.
“Pastikan peralatan dapur dan listrik dimatikan untuk mencegah potensi kebakaran,” lanjutnya.
Pihaknya pun juga telah menyiapkan langkah antisipasi.
Salah satunya dengan menyalurkan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan.
Mantan Kadis Kopumdag Maros itu diprediksi ada beberapa wilayah yang akan terdampak cukup parah di antaranya Kecamatan Bontoa, Lau, Marusu, dan Maros Baru.
Selain itu, dampak kekeringan juga diperkirakan bisa meluas ke wilayah lain.
“Bisa sampai delapan sampai sembilan kecamatan, termasuk Turikale, Tanralili, Simbang, dan sebagian Bantimurung,” bebernya.
Ia menambahkan, wilayah Bontoa menjadi salah satu daerah yang paling rentan.
Hal ini karena keterbatasan akses air bersih, baik dari jaringan PDAM maupun air tanah.
Untuk itu, penyaluran air dari luar wilayah menjadi solusi utama.
“Tahun lalu penyaluran air bersih mencapai lebih dari 500 tangki,” ujarnya.
Ia menyebut, jumlah tersebut kemungkinan akan meningkat tahun ini, tergantung kondisi di lapangan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MUSIM-KEMARAU-Kondisi-Bendung-Lekopancing-Kabupaten-Maros-saat-kemarau.jpg)