Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Laba PDAM Maros Meningkat, Pemkab Evaluasi Deviden

Direktur PDAM Maros, Muh Shalahuddin, mengatakan laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
PDAM MAROS - Bupati Maros, Chaidir Syam, menerima laporan laba dari Direktur PDAM Maros, Muh Shalahuddin. Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (5/5/2026). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Perumda Air Minum (PDAM) Tirta Bantimurung Kabupaten Maros mencatat laba bersih sebesar Rp928 juta pada tahun buku 2024.

Laporan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Maros dalam Rapat Kuasa Pemilik Modal.

Rapat itu dihadiri Bupati Maros, Chaidir Syam, bersama Direktur PDAM Maros, Muh Shalahuddin.

Kegiatan berlangsung di ruang rapat Sekretaris Daerah Maros, Kecamatan Turikale, Kabupaten Maros, Selasa (5/5/2026).

Direktur PDAM Maros, Muh Shalahuddin, mengatakan laporan keuangan tersebut telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik.

Ia menyebut, hasil audit kembali memberikan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

“Tahun ini kami mencatat laba bersih Rp928 juta setelah pajak,” katanya usai rapat.

Menurutnya, capaian tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Pada 2023, laba PDAM Maros berada di kisaran Rp380 juta.

“Kalau dibandingkan tahun lalu, ada kenaikan yang cukup signifikan,” katanya.

Baca juga: Tunggakan Tembus Rp5M, 11.502 Kendaraan di Maros Belum Bayar Pajak

Ia menjelaskan, peningkatan laba dipengaruhi penyesuaian tarif yang mulai berlaku pada 2024.

Selain itu, kontribusi pelanggan juga menjadi salah satu faktor peningkatan pendapatan.

Meski mencatat laba, besaran deviden yang akan disetor ke kas daerah belum ditentukan.

Dalam Peraturan Daerah, pembagian deviden diatur maksimal 35 persen dari laba bersih.

Sementara itu, PDAM Maros juga mengusulkan peningkatan kapasitas produksi di tiga Instalasi Pengolahan Air (IPA).

Tiga IPA tersebut berada di Bantimurung, Tanralili, dan Pattontongan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan pemerintah daerah akan mengevaluasi laporan tersebut.

“Laporan ini akan kami pelajari, termasuk rencana deviden dan pengembangan pelayanan,” singkatnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved