Kemarau Sulsel
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Maros Lebih Cepat dan Berpotensi Lebih Kering
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV, Rizky Yudha, mengatakan musim kemarau di Maros diprediksi datang lebih awal tahun ini.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, mulai memasuki masa pancaroba atau peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.
Perubahan cuaca ini ditandai dengan hujan yang masih turun pada siang hingga sore hari.
Bahkan, dalam beberapa hari terakhir, hujan juga kerap disertai guntur.
Ketua Tim Kerja Bidang Meteorologi BMKG Wilayah IV, Rizky Yudha, mengatakan musim kemarau di Maros diprediksi datang lebih awal tahun ini.
“Maros diprediksi mulai masuk musim kemarau pada dasarian pertama bulan Mei,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (1/4/2026).
Ia menjelaskan, jika dibandingkan tahun sebelumnya, awal musim kemarau tahun ini maju sekitar tiga dasarian atau hampir satu bulan lebih cepat.
Menurutnya, puncak musim kemarau diperkirakan terjadi pada Agustus 2026.
Selain itu, BMKG juga memprediksi adanya potensi fenomena El Nino dengan intensitas lemah pada semester kedua tahun ini.
Fenomena tersebut diperkirakan mulai terasa sejak Juli mendatang.
“Kalau El Nino, pengaruhnya biasanya mengurangi curah hujan,” jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, musim kemarau tahun ini berpotensi terasa lebih kering dan lebih lama dibandingkan biasanya.
Ia menyebut durasi musim kemarau diperkirakan berlangsung hingga Oktober 2026.
Rizky pun mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan langkah mitigasi sejak dini.
Terutama dalam menghadapi potensi berkurangnya curah hujan.
“Sudah perlu menyiapkan mitigasi menghadapi curah hujan rendah,” katanya.
| Petani di Sinjai Selatan Terancam Gagal Panen Dampak El Nino |
|
|---|
| Siap-siap! Musim Kemarau Panjang Mengintai, BMKG Ungkap Wilayah Terdampak |
|
|---|
| Petani Bone Terpuruk, Kemarau Panjang Picu Hama dan Turunkan Hasil Panen |
|
|---|
| Tak Kemarau Pun Air PDAM Parepare Macet, Solusi PDAM Hanya Mobil Tangki Lagi? |
|
|---|
| Upaya BPBD Atasi Krisis Air Bersih 9 Kecamatan di Maros |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/MUSIM-KEMARAU-Kondisi-Bendung-Lekopancing-Kabupaten-Maros-saat-kemarau.jpg)