Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Jelang Puncak Mudik Lebaran, 33 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Hasanuddin H-5 Idulfitri

Antrean cukup panjang di konter Check-in penumpang yang tengah melakukan validasi dokumen keberangkatan.

Tayang:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Nurul Hidayah
MUDIK LEBARAN - Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin terus dipadatipenumpang, Senin (16/3/2026).Diperkirakan akan ada 33 ribu penumpang dan 247 pergerakan pesawat khusus H-5 Idulfitri ini. 
Ringkasan Berita:
  • Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Maros dipadati penumpang pada H-5 Idulfitri, Senin (16/3/2026).
  • Banyak masyarakat memilih mudik lebih awal untuk menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran, 18 Maret 2026. 
  • Kepadatan terlihat di area keberangkatan, terutama di konter check-in dan ruang tunggu.
 
 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS - Suasana Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terus dipadati penumpang, Senin (16/3/2026).

Banyak penumpang memilih mudik lebih awal guna menghindari penumpukan di area Bandara.

Padahal puncak arus mudik diperkirakan H-3 Idulfitri atau 18 Maret 2026 mendatang.

Pantauan langsung Tribun Timur, kepadatan paling terlihat di pintu keberangkatan.

Antrean cukup panjang di konter Check-in penumpang yang tengah melakukan validasi dokumen keberangkatan.

Sementara di ruang tunggu, penumpang duduk di kursi tunggu, menanti panggilan jadwal keberangkatan.

Baca juga: Ada Dapat Diskon dan Tidak: Cerita Penumpang Bandara Sultan Hasanuddin Soal Tiket Jelang Lebaran

Di sejumlah gate penumpang mengantre sebelum masuk pesawat yang akan ditumpangi.

Penumpang sibuk menggeret koper atau mendorong troli, sebagian membawa buah tangan jajanan khas Makassar menuju kampung halaman masing-masing.

Diperkirakan akan ada 33 ribu penumpang dan 247 pergerakan pesawat khusus H-5 Idulfitri ini.

PGS Branch Communication & CSR Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Fascal Ramadhan, mengatakan pada hari sebelumnya, Minggu (15/3/2026), pergerakan penumpang mencapai 36.353 penumpang.

Jumlah tersebut naik 15,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yakni 31.469 penumpang.

Meningkatnya jumlah penumpang juga sejalan dengan tren positif pergerakan pesawat.

Tercatat 257 pergerakan pesawat, meningkat 6,2 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 242 pergerakan.

Fascal menyebutkan terdapat 6 penerbangan tambahan atau extra flight pada Minggu kemarin.

"Top rute yakni Jakarta, Surabaya dan Kendari," bebernya.

General Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Minggus Gandeguai, mengatakan selama periode angkutan lebaran tahun ini, jumlah penumpang di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin diperkirakan mencapai 557.229 orang.

Angka tersebut meningkat sekitar 5,6 persen dibandingkan periode Lebaran tahun lalu yang tercatat sebanyak 527.610 penumpang.

Selain peningkatan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga diproyeksikan mengalami kenaikan.

Selama periode angkutan Lebaran, jumlah pergerakan pesawat diperkirakan mencapai 3.954 penerbangan.

"Informasi saat ini sudah ada, maskapai juga mengajukan, totalnya sekitar 50 penerbangan tambahan (extra flight) selama periode Lebaran," bebernya.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-3 Lebaran atau 18 Maret 2026.

Pada hari tersebut jumlah penumpang diperkirakan mencapai 37.344 orang dalam satu hari.

Sementara puncak arus balik diprediksi terjadi pada H+6 Lebaran atau 28 Maret 2026.

Jumlah penumpang pada periode tersebut diproyeksikan mencapai sekitar 39.225 orang.

"Khusus untuk pergerakan penumpang pada hari ini, trafik berada di angka sekitar 27 ribu penumpang," bebernya.

Ia menyebutkan lonjakan penumpang tersebut dipengaruhi sejumlah kebijakan pemerintah yang mendorong mobilitas masyarakat.

Salah satunya, kebijakan pemerintah yang menurunkan harga tiket pesawat.

"Harga tiket rata-rata airline itu dengan dilakukan subsidi oleh pemerintah dan beberapa instansi Pertamina, Angkasa Pura, itu turunnya hampir rata-rata per tiketnya itu 18 sampai dengan 20," ujar Minggus.

Selain itu, adanya kebijakan Work From Anywhere (WFA) digadang-gadang juga jadi faktor meningkatnya penumpang di Bandara.

Ia pun mengimbau calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik.

Ia mengingatkan penumpang datang lebih awal agar proses perjalanan di bandara berjalan lancar.

“Kami mengingatkan tips perjalanan 3,2,1 yakni tiga jam sebelum penerbangan sudah berangkat menuju bandara, dua jam sebelum keberangkatan sudah berada di area check-in, dan satu jam sebelum keberangkatan sudah berada di ruang tunggu,” jelasnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved