Harga Cabai Naik
Jelang Ramadan, Harga Cabai Rawit di Pasar Tramo Maros Tembus Rp50 Ribu per Kilo
Cabai rawit melonjak hingga Rp50 ribu per kilogram, membuat warga terpaksa mengurangi belanja di Pasar Tramo Maros.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ia menjelaskan, kenaikan harga dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat jelang Ramadan.
Selain itu, keberadaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga dinilai ikut memengaruhi tingginya permintaan sejumlah bahan pangan.
“Permintaan masyarakat memang melonjak jelang Ramadan, itu yang paling berpengaruh,” jelasnya.
Ia mengakui, banyak pembeli mulai mengeluhkan kenaikan harga bahan pangan tersebut.
Bahkan, sebagian pembeli terpaksa mengurangi jumlah belanjaan mereka karena harga yang semakin mahal.
“Biasanya beli satu kilo, sekarang setengah kilo saja,” ungkap Jalil.
Salah seorang pembeli, Marwana, mengaku cukup terbebani dengan kenaikan harga bahan pokok menjelang Ramadan.
Menurutnya, lonjakan harga membuat pengeluaran rumah tangga menjadi lebih besar.
“Sekarang harga-harga mahal, jadi terpaksa dikurangi belanjanya,” kata Marwana.
Ia berharap pemerintah dapat mengambil langkah pengendalian harga agar kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat menjelang Ramadan. (*)
| Petani Sinjai Menjerit, Harga Cabai Keriting Anjlok Jadi Rp6 Ribu per Kg |
|
|---|
| Harga Cabai Rawit Tembus Rp35 Ribu Per Kg di Pasar Sentral Sinjai |
|
|---|
| Harga Bawang Merah & Cabai di Sinjai Mulai Alami Kenaikan Harga |
|
|---|
| Selain Cabai, Harga Bahan Dapur ini Juga Naik di Pasar Pasar Labukkang Parepare |
|
|---|
| Harga Cabai di Pasar Pabaeng-baeng Makassar Melonjak, Ini Penyebabnya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-10-FEB-CABAI-RAWIT.jpg)