Pemkab Maros Pangkas Anggaran Perjalanan Dinas Rp2 Miliar
Tak hanya itu, pelaksanaan rapat, bimbingan teknis (bimtek), serta kegiatan lainnya diprioritaskan dilakukan secara daring.
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAROS – Pemerintah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, melakukan berbagai langkah demi penghematan energi nasional.
Salah satu kebijakan yang diterapkan yakni Work From Home (WFH) setiap hari Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN).
Sekretaris Daerah Kabupaten Maros, Andi Davied Syamsuddin, mengatakan selain WFH, ASN juga didorong beralih ke transportasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
“Gunakan alternatif transportasi efisien dan ramah lingkungan seperti transportasi umum, kendaraan listrik, atau sepeda,” katanya kepada Tribun Timur, Senin (20/4/2026).
Tak hanya itu, pelaksanaan rapat, bimbingan teknis (bimtek), serta kegiatan lainnya diprioritaskan dilakukan secara daring.
“Kemudian kita juga mengoptimalkan layanan pemerintah berbasis digital,” tambahnya.
Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) itu menyebutkan, langkah penghematan juga dilakukan melalui pengendalian penggunaan energi.
Pemakaian alat elektronik seperti pendingin ruangan (AC) dan perangkat listrik lainnya diminimalkan.
Bahkan saat WFH, aliran listrik di lantai dua Kantor Bupati Maros dipadamkan agar aktivitas terpusat di lantai satu.
Selain itu, penghematan paling signifikan dilakukan melalui pemangkasan anggaran perjalanan dinas.
Davied mengungkapkan, anggaran perjalanan dinas pada 2025 sebesar Rp17.925.787.000.
Sementara pada 2026 turun menjadi Rp15.714.760.000.
“Memang terjadi pengurangan anggaran perjalanan dinas karena anggaran kita berkurang,” katanya
Ia menegaskan, pengurangan tersebut tidak akan mengganggu kinerja organisasi perangkat daerah (OPD).
“Kegiatan tetap berjalan dengan memprioritaskan yang sifatnya wajib dan mendukung kinerja organisasi,” ujarnya.
| CJH Maros Meningkat 100 Persen Dibanding Tahun Lalu, Berangkat 626 Jemaah |
|
|---|
| Tak Ada Antrean SPBU di Maros Usai Harga BBM Non Subsidi Naik |
|
|---|
| Didominasi Lansia, 626 Jemaah Calon Haji Maros Diberangkatkan dalam 10 Kloter |
|
|---|
| Kerajinan Seni Ukir Bambu Paling Laku di MTQ ke- XXXIV Sulsel |
|
|---|
| MTQ XXXIV Sulsel: Maros Juara Umum, Disusul Makassar dan Pinrang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/HEMAT-ENERGI-Sekretaris-Daerah-Maros-Andi-Davied-Syamsuddin.jpg)