Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Makan Bergizi Gratis

Alasan SPPG Maros Larang Siswa Sebar Foto dan Video Negatif Program MBG

Larangan tersebut tertuang dalam nota kesepahaman (MoU) antara Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dengan pihak sekolah penerima program MBG.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Munawwarah Ahmad
Tribun Timur / Nurul Hidayah
MBG Maros - Koordinator SPPG Maros Bantimurun Kalabbirang, Endah Pangesti. Siswa dan pihak sekolah di wilayah Bantimurung, Kabupaten Maros, diminta untuk tidak menyebarluaskan konten negatif terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Terdapat empat kecamatan yang belum terlayani, yakni Moncongloe, Camba, Cenrana, dan Mallawa.

“Untuk wilayah Moncongloe, dua dapur SPPG sedang disiapkan oleh pemerintah daerah. Satu di antaranya masih menyelesaikan persyaratan teknis,” jelas mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup itu.

Sedangkan untuk wilayah Camba dan Cenrana, masing-masing akan dibangun satu dapur SPPG baru.

“Di Mallawa ada dua dapur, satu didukung oleh Kementerian PUPR dan satu lagi oleh penyedia lokal,” tambahnya.

Davied menuturkan, progres pelaksanaan program MBG di Kabupaten Maros saat ini telah mencapai sekitar 61 persen.

Selain menyiapkan dapur satelit di wilayah terpencil, Pemkab Maros juga telah menyiapkan langkah mitigasi jika terjadi kasus keracunan di sekolah.

“Sudah ada surat edaran terkait penanganan bila terjadi keracunan pada siswa atau balita, termasuk jika gejalanya muncul di rumah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tim koordinasi juga telah dibentuk dan melibatkan unsur internal Pemkab, Forkopimda, serta Badan Gizi Nasional (BGN) Provinsi Sulsel.

“Beberapa SPPG sudah menyiapkan tester di sekolah. SOP penanganan juga sudah lengkap dan siap diterapkan,” pungkasnya.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved