Makan Bergizi Gratis
Bumil di Pinrang Keluhkan Menu MBG Rapelan, Didominasi Roti dan Gorengan
Menu rapelan yang dibagikan berisi roti, tahu isi mayones, dan buah. Sejumlah ibu hamil di Pinrang, Sulsel mempertanyakan standar gizinya.
Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Ibu hamil di Kabupaten Pinrang, Sulsel mengeluhkan menu rapelan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan dari SPPG Kecamatan Tiroang untuk wilayah Kelurahan Pakkie.
- Dalam video yang beredar, menu berisi dua roti, tahu isi mayones, jeruk, dan buah naga. Bumil hanya menerima dua kali sepekan.
- Sejumlah penerima menilai menu didominasi karbohidrat olahan dan gorengan, serta mempertanyakan pemenuhan gizinya.
TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Ibu hamil di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengeluhkan menu rapelan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan.
Keluhan itu disampaikan seorang ibu hamil bernama Nova melalui video diunggah di media sosial.
Dalam video yang diperoleh Tribun-Timur.com, Jumat (27/2/2026), Nova memperlihatkan menu MBG rapelan untuk ibu hamil berisi dua bungkus roti, satu tahu isi mayones, satu buah jeruk, dan satu buah naga.
Menu tersebut berasal dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, menyalurkan MBG ke wilayah Kelurahan Pakkie.
“MBG bumil hari ini dari SPPG Tiroang untuk Kelurahan Pakkie, dapat roti satu, roti goreng satu, tahu isi mayo, jeruk satu, sama buah naga. Lumayan buat bisa dimakan selama tiga hari ke depan,” ucap Nova sambil tertawa dalam video tersebut.
Nova mengungkapkan, ibu hamil hanya menerima MBG dalam bentuk rapelan dua kali sepekan.
“Bumil menerima MBG dua kali seminggu, hari Senin dan Kamis,” ungkapnya.
Senada dengan itu, seorang ibu hamil lainnya bernama Jum mengatakan, tiga pekan terakhir dirinya menerima menu MBG rapelan.
Menurutnya, menu yang didominasi karbohidrat olahan seperti roti dan makanan gorengan dinilai kontradiktif dengan tujuan utama program MBG.
Yakni menekan angka stunting sejak dalam kandungan.
Karena itu, ia mengaku tidak pernah mengonsumsi menu tersebut.
“Tiga minggu mi, tidak pernah saya makan. Saya tidak tahu juga di mana dibilang memenuhi gizi, karena roti bungkus ji yang dikasih, baru itu satu tiga hari dimakan maksudnya,” ujarnya.
Hingga kini, Kepala SPPG Kecamatan Tiroang, Surya Islamiati Sirmas, yang berupaya dikonfirmasi terkait standarisasi menu dan pola distribusi rapelan tersebut, belum memberikan respons. (*)
| 3 Dapur MBG di Palopo Berhenti Beroperasi, 8.839 Murid Terdampak |
|
|---|
| Tim Investigasi BGN Temukan 7 SPPG di Makassar Tak Sesuai Standar |
|
|---|
| Pemkab Gowa Percepat Distribusi MBG untuk Ibu Hamil, Menyusui dan Balita |
|
|---|
| Kue Bolu Menu MBG Siswa SD Wajo Saat Ramadan, Orangtua: Kurang Bergizi |
|
|---|
| SPPG ke-41 Bulukumba Hadir di Balibo Kindang, Layani 1300 Murid Setiap Harinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-27-FEB-MBG.jpg)