Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

‎RT/RW Parangtambung Dialog Dengan Tiga Unsur Pimpinan Kecamatan Tamalate

Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani, Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Thamrin, dan Danramil Tamalate Mayor Inf Nizam.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
DIALOG TRIPIKA - Unsur pimpinan Kecamatan Tamalate bersama Lurah dan RT/RW Kelurahan Parangtambung dalam acara Tripika Menyapa di Cafe Daengta, Kelurahan Parangtambung, Kota Makassar, Rabu (10/6/2026). Dialog tersaji antara RT/RW dengan tiga unsur pimpinan kecamatan membahas sejumlah persoalan.  

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Tiga unsur pimpinan Kecamatan Tamalate menyambangi Kelurahan Parangtambung, Rabu (10/6/2026) malam.

‎Mereka adalah Camat Tamalate Muhammad Aril Syahbani, Kapolsek Tamalate Kompol Muhammad Thamrin, dan Danramil Tamalate Mayor Inf Nizam.

‎Kehadiran Tripika Tamalate tersebut dalam kegiatan silaturahmi yang diinisiasi Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM) Kelurahan Parangtambung di Warkop Daengta, Jalan Daeng Tata Raya.

‎Kegiatan tersebut dihadiri aparat kelurahan, Ketua LPM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, RT/RW se-Kelurahan Parangtambung, tokoh masyarakat, hingga Anggota DPRD Kota Makassar Adi Akbar.

‎Ketua RT 005 RW 003 Kelurahan Parangtambung, Suriyani, mengatakan forum tersebut menjadi wadah bagi RT/RW untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi di wilayah masing-masing secara langsung kepada pemerintah dan aparat keamanan.

‎Menurutnya, persoalan keamanan menjadi salah satu isu yang paling banyak dibahas dalam dialog tersebut. 

‎Hal itu berkaitan dengan maraknya kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian masyarakat, mulai dari aksi begal, perampokan hingga penggunaan busur.

‎"Pak Kapolsek lebih menyampaikan terkait keamanan. Remaja yang masih sering berkumpul sampai larut malam diminta diberikan edukasi oleh RT/RW agar tidak terlibat dalam hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.

‎Suriyani mengatakan para ketua RT dan RW memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meminta dukungan pemerintah dan aparat keamanan dalam menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing.

‎"Supaya kami RT/RW punya pegangan bahwa kami dibackup sama pemerintah untuk menjaga keamanan lingkungan," katanya.

‎Selain keamanan, persoalan kebersihan juga menjadi perhatian para peserta dialog.

‎Suriyani mengungkapkan RT/RW mengusulkan penambahan armada pengangkut sampah karena volume sampah di Kelurahan Parangtambung terus meningkat seiring tingginya jumlah penduduk.

‎Ia menilai armada yang ada saat ini masih perlu ditambah agar proses pengangkutan sampah dapat berjalan lebih maksimal.

‎"Karena penduduk di Parangtambung cukup padat, armada yang ada sekarang belum memadai untuk mengangkut sampah setiap hari," ujarnya.

‎Menurut Suriyani, usulan tersebut mendapat respons positif dari Anggota DPRD Kota Makassar Adi Akbar yang turut hadir dalam kegiatan tersebut.

‎Menurut Suriyani, suasana dialog berlangsung cair dan penuh kekeluargaan. 

‎RT/RW diberikan kesempatan menyampaikan berbagai persoalan tanpa sekat kepada pemerintah maupun aparat keamanan.

‎"Jadi kalau ada masalah atau hal-hal yang perlu ditindaklanjuti, kami bisa langsung sampaikan. Komunikasi seperti ini sangat membantu RT/RW di lapangan," ujarnya.

‎Sementara itu, Lurah Parangtambung Muhammad Zulkifli menilai kegiatan yang diinisiasi FKPM tersebut sangat positif karena mempertemukan seluruh unsur pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam satu forum.

‎Menurutnya, forum tersebut menjadi sarana bertukar pikiran dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat, khususnya terkait keamanan dan ketertiban.

‎"Pada pertemuan itu kami saling bertukar pikiran, menyampaikan pendapat, dan mencari solusi terbaik dalam mengantisipasi masalah kamtibmas dan lingkungan," ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved