Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

Jaga Fungsi Drainase, RT/RW Parang Layang Data Lapak Pedagang di Atas Got

‎Kegiatan tersebut dipusatkan di wilayah RT 001 dan RT 004 yang menjadi lokasi pembersihan saluran drainase yang mengalami penyumbatan.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
JUMAT BERSIH - RT/RW Kelurahan Parang Layang melaksanakan kegiatan kerja bakti Jumat Bersih di Jalan Tinumbu, Kota Makassar, Jumat (12/6/2026). Selain membersihkan sampah di jalan dan drainase, RT/RW 003 Parang Layang juga mengedukasi pedagang di Pasar Cidu agar tidak berjualan di atas fasilitas umum. 

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pengurus RT/RW 003 Kelurahan Parang Layang, Kecamatan Bontoala, menggelar kegiatan kerja bakti bertajuk Jumat Bersih di Jalan Tinumbu, Jumat (12/6/2026).

‎Kegiatan tersebut dipusatkan di wilayah RT 001 dan RT 004 yang menjadi lokasi pembersihan saluran drainase yang mengalami penyumbatan.

‎Kerja bakti melibatkan RT, RW, serta personel Perlindungan Masyarakat (Linmas) dan warga yang secara bersama-sama membersihkan sampah dan material yang menghambat aliran air.

‎Ketua RW 003 Kelurahan Parang Layang, St Hasniah, akrab disapa Ebho, mengatakan kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan di wilayahnya.

‎Menurutnya, program Jumat Bersih digelar dua kali dalam sebulan sebagai upaya menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat kebersamaan warga.

‎"Kami memang rutin melakukan kerja bakti dua kali dalam sebulan bersama RT, RW, Linmas, dan warga," ujarnya.

‎Selain membersihkan drainase, pengurus lingkungan juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memantau kondisi kawasan sekitar, termasuk aktivitas pedagang yang menggunakan fasilitas umum.

‎Usai kerja bakti, RT/RW melanjutkan kegiatan dengan melakukan pendataan terhadap pedagang yang berjualan di atas drainase di kawasan Pasar Cidu.

‎Hasniah mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui jumlah pedagang yang memanfaatkan area di atas saluran drainase sebagai tempat berjualan.

‎Menurutnya, data tersebut akan menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar untuk memberikan pembinaan kepada para pedagang.

‎Dalam kegiatan itu, RT/RW juga memberikan edukasi kepada pedagang mengenai pentingnya menjaga fungsi drainase sebagai fasilitas umum.

‎Mereka diingatkan agar tidak mendirikan bangunan maupun lapak usaha di atas saluran air karena berpotensi mengganggu fungsi drainase dan memicu genangan saat musim hujan.

‎"Kami mendata berapa jumlah warga yang membangun atau berjualan di atas got. Sekaligus kami memberikan edukasi terkait aturan penggunaan fasilitas umum," kata Hasniah.

‎Ia menjelaskan penggunaan drainase untuk aktivitas usaha tidak sesuai dengan peruntukannya dan dapat berdampak pada lingkungan sekitar.

‎Karena itu, pihaknya mengimbau para pedagang untuk mematuhi aturan dan tidak memanfaatkan area di atas drainase sebagai lokasi berjualan.

‎Menurut Hasniah, edukasi kepada masyarakat menjadi langkah penting agar kesadaran warga tumbuh tanpa harus menunggu adanya penertiban dari pemerintah.

‎Ia berharap para pedagang dapat memahami bahwa fasilitas umum harus dijaga bersama demi kepentingan seluruh masyarakat.

‎"Bersama sama kita menjaga ruang kita bersih dan tertata," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
VS
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved