Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

326 Kepala Sekolah Mengundurkan Diri di Sulsel, Ada Apa?

Persoalan yang berkembang berkaitan hasil temuan melibatkan sekitar 128 kepala sekolah pada tahap awal. 

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/Erlan Saputra
KEPSEK MUNDUR BERJAMAAH-Ketua Komisi E DPRD Sulsel Andi Tenri Indah saat memimpin Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait polemik pengunduran diri kepala sekolah di hadapan Komisi E DPRD Sulsel, Jumat (12/6/2026). Sebanyak 326 kepala sekolah mengundurkan diri. 

“Kalau diberhentikan karena pelanggaran berat pasti ada catatan, tapi kalau permintaan sendiri tidak ada catatan,” katanya.

Pihaknya kemudian menyepakati adanya opsi yang diberikan kepada kepala sekolah, yakni memilih untuk mengundurkan diri atau mengikuti proses pemeriksaan lebih lanjut.

Ia menyebut proses tersebut dilakukan bertahap, dimulai dari 128 kepala sekolah pada tahap pertama, dan dilanjutkan sekitar 198 kepala sekolah pada tahap kedua.

“Jadi kami mengharapkan semua sama, kami juga memberikan pilihan kepada teman-teman kepala sekolah,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iqbal menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan dan proses pemeriksaan yang melibatkan aparat pengawasan internal pemerintah.

Ia menyebut, hingga proses penyampaian tersebut dilakukan, tidak terdapat penolakan signifikan dari para kepala sekolah yang terdampak.

Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Andi Nirawati, menegaskan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menghadirkan langsung para kepala sekolah yang disebut mengundurkan diri untuk dimintai keterangan.

“Kita mungkin menggunakan waktu lagi. Kita juga mengundang secara hormat untuk hadir para kepala sekolah,” ujarnya.

Di sisi lain, anggota Komisi E lainnya, Yariana Somalinggi, menilai fenomena tersebut merupakan hal yang baru dalam dunia pendidikan di Sulawesi Selatan.

Ia menyebut, banyaknya kepala sekolah yang secara bersamaan atau tiba-tiba mengundurkan diri menjadi perhatian serius dan perlu penjelasan terbuka dari Dinas Pendidikan Sulsel.

“Ini baru pertama kalinya terjadi di dunia pendidikan, di mana banyak kepala sekolah tiba-tiba mengundurkan diri,” kata Yariana.

Yariana menegaskan, Dinas Pendidikan Sulsel harus memberikan penjelasan secara transparan agar polemik yang berkembang tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

“Sehingga dinas pendidikan wajib memberikan penjelasan dengan transparan,” tambahnya.

 


 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
Live
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved