Tribun RT RW
Hadiah Lomba RT Makassar Rp100 Juta dari Wali Kota, Ini Cara Ikutnya
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memperkuat peran RT
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
MAKASSAR, TRIBUN - Pemerintah Kota Makassar menyiapkan hadiah minimal Rp100 juta bagi RT terbaik sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pengelolaan lingkungan.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah kota untuk memperkuat peran RT sebagai ujung tombak pembangunan di tingkat lingkungan.
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengatakan, penghargaan tersebut diberikan untuk memacu kreativitas dan inovasi warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, produktif, dan mandiri.
Menurutnya, perubahan besar di tingkat kota harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni RT.
Karena itu, pemerintah kota akan memberikan penilaian terhadap berbagai program dan kegiatan yang mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
RT yang dinilai berhasil menghadirkan perubahan positif akan mendapatkan apresiasi berupa hadiah yang nilainya tidak kurang dari Rp100 juta.
"Saya pastikan RT yang terbaik tidak akan kurang dari Rp100 juta hadiahnya," kata Munafri.
Ia menegaskan, hadiah tersebut bukan diperuntukkan bagi kepentingan pribadi ketua RT.
Dana yang diperoleh nantinya harus digunakan untuk kepentingan lingkungan dan kebutuhan masyarakat setempat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh warga.
Munafri menjelaskan, program tersebut bukan semata-mata kompetisi, melainkan bagian dari upaya membangun budaya gotong royong dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Pemerintah ingin mendorong setiap RT memiliki inisiatif dalam menyelesaikan persoalan yang ada di wilayahnya, mulai dari kebersihan, pengelolaan sampah, hingga pemanfaatan potensi lingkungan.
Menurutnya, persoalan sampah masih menjadi salah satu tantangan besar yang dihadapi Kota Makassar.
Volume sampah yang terus meningkat membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar penanganannya tidak hanya bergantung pada pemerintah.
Karena itu, Pemkot Makassar mendorong pembentukan Bank Sampah Unit di setiap RT.
Program tersebut diharapkan mampu membangun kebiasaan memilah sampah sejak dari rumah tangga sekaligus mengurangi jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir.
Munafri menilai masih banyak masyarakat yang belum melihat sampah sebagai sesuatu yang memiliki nilai ekonomi.
Padahal, jika dikelola dengan baik, sejumlah jenis sampah dapat memberikan manfaat dan menghasilkan nilai tambah bagi warga.
Selain pengelolaan sampah, pemerintah kota juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lahan-lahan yang belum produktif.
Berbagai kawasan permukiman didorong mengembangkan kegiatan yang dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus memperbaiki kualitas lingkungan.
Menurut Munafri, lingkungan yang baik tidak hanya ditandai oleh kondisi yang bersih dan tertata, tetapi juga mampu menghadirkan aktivitas produktif yang melibatkan masyarakat.
Karena itu, pemanfaatan lahan, penghijauan, dan pengembangan kawasan produktif menjadi bagian dari perhatian pemerintah kota.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih serius mengelola sampah organik rumah tangga.
Sampah jenis ini dinilai memiliki potensi besar untuk diolah kembali sehingga tidak seluruhnya berakhir di tempat pembuangan.
Selain membantu mengurangi beban lingkungan, pengolahan sampah organik juga dapat memberikan manfaat bagi kegiatan pertanian dan penghijauan.
Melalui berbagai program tersebut, Pemkot Makassar berharap muncul gerakan bersama dari tingkat RT untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik.
Pemerintah meyakini keberhasilan pembangunan kota tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga dan mengelola lingkungannya.
Munafri berharap hadiah yang disiapkan dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi baru di tingkat lingkungan.
Dengan semangat kompetisi yang sehat, setiap RT diharapkan berlomba-lomba menghadirkan perubahan positif yang berdampak langsung bagi warga.
"Tujuan utamanya bukan soal hadiahnya, tetapi bagaimana kita membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang baik harus dimulai dari lingkungan tempat kita tinggal," ujarnya.
Melalui program ini, Pemkot Makassar ingin memperkuat peran RT sebagai motor penggerak perubahan di tengah masyarakat sekaligus menjadikan lingkungan sebagai pusat lahirnya berbagai inovasi yang mendukung pembangunan kota secara berkelanjutan.(mur)
| RT/RW Parangtambung Dialog Dengan Tiga Unsur Pimpinan Kecamatan Tamalate |
|
|---|
| 26 Bangunan Usaha Berdiri di atas Drainase Ditertibkan di Jalan Sunu Makassar |
|
|---|
| Peran RT/RW Timungan Lompoa dalam Penertiban PKL di Jalan Sunu |
|
|---|
| Patroli Perintis Polda Sulsel Sambangi Posko RW 002 Ujung Tanah, Sinergi Cegah Geng Motor |
|
|---|
| Dari Donggala ke Makassar, Jejak Warda Membangun Kebersamaan di Panaikang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BELANJA-PEGAWAI-Wali-Kota-Makassar-Munafri-Arifuddin-1.jpg)