Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

JEC Orbita Makassar

JEC ORBITA Makassar Hadirkan Layanan Koreksi Presbiopia dengan Teknologi PRESBYOND

Berdasarkan data BPS Makassar 2024, jumlah penduduk kota ini sekira 1,48 juta jiwa. 65,74 persen di antaranya kelompok usia kerja 15-59 tahun.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
TEKNOLOGI PRESBYOND - Dokter Spesialis Mata RS Mata JEC ORBITA Makassar, Dr. Andi Akhmad Faisal, SpM, M.Kes (kiri) menjelaskan teknologi PRESBYOND Laser Blended Vision saat peluncuran layanan koreksi presbiopia di RS Mata JEC ORBITA Makassar, Selasa (9/6/2026). Direktur RS Mata JEC ORBITA Makassar, Dr. Mirella Afifudin, SpM, M.Kes (tengah), juga turut hadiri peluncuran teknologi yang diperkenalkan sebagai layanan koreksi presbiopia pertama di Indonesia Timur tersebut. 

Setiap pasien harus menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kelayakan tindakan.

Pemeriksaan meliputi kondisi kornea, ketebalan kornea, kualitas permukaan mata, ukuran pupil, dominansi mata, kondisi lensa mata, hingga kebutuhan visual sehari-hari.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan hasil tindakan tidak hanya membantu pasien melihat lebih jelas, tetapi juga tetap nyaman dalam berbagai situasi.

Secara umum, kandidat PRESBYOND memiliki kriteria yang hampir serupa dengan prosedur koreksi refraksi lainnya seperti LASIK atau SMILE.

Di antaranya kornea yang sehat, ketebalan kornea yang memadai, tidak terdapat kelainan kornea, serta tidak mengalami mata kering berat.

Namun demikian, PRESBYOND memerlukan evaluasi tambahan terkait kemampuan sistem visual pasien untuk beradaptasi terhadap pengaturan fokus pada kedua mata.

"Keputusan tindakan tidak hanya ditentukan oleh angka resep kacamata. Kami juga menilai bentuk dan ketebalan kornea, besarnya silinder, kondisi permukaan mata, ukuran pupil, dominansi mata hingga kondisi lensa," jelas Akhmad.

Menurutnya, pada pasien usia tertentu juga perlu dipastikan tidak terdapat katarak yang dapat memengaruhi hasil penglihatan.

Karena itu, evaluasi menyeluruh menjadi bagian penting sebelum tindakan dilakukan.

Andi menambahkan, PRESBYOND juga dapat menjadi pilihan bagi pasien yang sebelumnya tidak memiliki minus maupun silinder, tetapi mulai terganggu karena harus menggunakan kacamata baca.

Selama hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi mata memenuhi syarat, pasien dengan keluhan utama presbiopia tetap dapat menjadi kandidat untuk menjalani prosedur tersebut.

Melalui kehadiran PRESBYOND, RS Mata JEC ORBITA Makassar memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan koreksi penglihatan yang lebih personal, presisi, dan sesuai dengan kebutuhan pasien pada berbagai tahapan usia.

Teknologi ini diharapkan dapat membantu masyarakat Indonesia Timur menjalani aktivitas sehari-hari dengan penglihatan yang lebih nyaman serta kualitas hidup yang lebih baik.

Selama lebih dari 42 tahun, JEC Group terus memperluas akses layanan kesehatan mata di Indonesia melalui 16 cabang yang tersebar di Jabodetabek dan sejumlah wilayah lainnya.

Komitmen tersebut turut tercermin melalui penghargaan yang diraih pada Healthcare Asia Awards 2026, yakni Clinical Service Initiative of the Year – Indonesia dan Specialty Clinic of the Year (Ophthalmology) – Indonesia.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved