JEC Orbita Makassar
JEC ORBITA Makassar Hadirkan Layanan Koreksi Presbiopia dengan Teknologi PRESBYOND
Berdasarkan data BPS Makassar 2024, jumlah penduduk kota ini sekira 1,48 juta jiwa. 65,74 persen di antaranya kelompok usia kerja 15-59 tahun.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Abdul Azis Alimuddin
Sebagai bagian dari pengembangan layanan berstandar internasional, JEC Group juga tengah membangun JEC Bali Sanur di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sanur dengan konsep Blue Hospital yang mengedepankan desain pendukung proses penyembuhan, teknologi medis modern, serta sistem bangunan yang efisien dan berkelanjutan.
Data BPS Makassar
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Makassar tahun 2024, jumlah penduduk Kota Makassar mencapai sekitar 1,48 juta jiwa.
Sebanyak 65,74 persen di antaranya berada pada kelompok usia kerja 15 hingga 59 tahun.
Sementara itu, data Databoks Katadata mencatat terdapat sekitar 971.480 penduduk usia kerja di Makassar pada 2024.
Adapun proyeksi UN World Urbanization Prospects 2024 memperkirakan populasi kawasan aglomerasi perkotaan Makassar mencapai sekitar 1,77 juta jiwa pada 2026.
Jumlah tersebut menunjukkan besarnya kelompok masyarakat aktif yang berpotensi mengalami presbiopia.
Kondisi ini umumnya mulai muncul setelah usia 40 tahun, ketika kemampuan mata untuk melihat objek pada jarak dekat mulai menurun.
Presbiopia merupakan kondisi berkurangnya kemampuan mata untuk berakomodasi atau memfokuskan penglihatan pada jarak dekat.
Akibatnya, berbagai aktivitas sehari-hari seperti membaca pesan di telepon genggam, melihat menu makanan, bekerja di depan komputer, maupun membaca dokumen menjadi kurang nyaman tanpa bantuan kacamata baca.
Secara global, presbiopia menjadi salah satu persoalan kesehatan mata yang cukup besar.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 826 juta orang di dunia mengalami gangguan penglihatan dekat yang belum tertangani akibat presbiopia.
Selain itu, studi global yang dipublikasikan dalam jurnal Ophthalmology memperkirakan jumlah penderita presbiopia mencapai sekitar 1,8 miliar orang pada 2015 dan diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 2,1 miliar orang pada 2030.
Berbeda dengan prosedur LASIK maupun SMILE yang umumnya ditujukan untuk mengoreksi minus, silinder, atau plus agar penglihatan jauh menjadi lebih jelas, PRESBYOND dikembangkan secara khusus untuk membantu pasien presbiopia.
Teknologi ini menggabungkan koreksi refraksi dengan peningkatan depth of focus atau rentang fokus penglihatan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/JEC-ORBITA-Makassar-09062026.jpg)