Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Outlet Makanan Cepat Saji di Makassar Dibobol Maling, Pelaku Bawa Kabur Berangkas

Peristiwa terjadi di kawasan rumah toko (ruko) di Jl Batua Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Muslimin Emba
PEMBOBOLAN RUMAH - Kolase tangkapan CCTV aksi pencurian outlet makanan cepat saji, dan suasana outlet pasca kejadian di Jl Batua Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (5/6/2026). 

Brankas yang disimpan di meja kasir itu kata dia, berisi uang hasil penjualan outlet.

Nilai uang yang tersimpan di dalamnya diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

"Dia bobol memang. Yang hilang Galaxy Tablet, HP, uang, sama kompor 1.000 mata, ada dua. Brankas uang juga diambil. Total kerugian ada Rp8 sampai Rp9 jutaan," ungkapnya.

Tidak hanya sekali, pelaku diungkapkan Fika, mendatangi lokasi sebanyak dua kali di malam yang sama dengan selisih waktu beberapa jam.

Aksi pertama dilakukan sekitar pukul 01.00 Wita ketika suasana kawasan ruko sedang sepi. 

Setelah itu, pelaku kembali lagi ke lokasi untuk melanjutkan pencurian.

"Terus datang kedua kalinya itu pukul 04.00 Wita. Di situ dia ambil kompor yang 1.000 mata, itu ada dua," bebernya.

Fika, pihak outlet belum mengetahui identitas para pelaku yang terekam dalam kamera pengawas. 

Namun, terdapat informasi dari sejumlah karyawan yang kerap melihat seseorang mencurigakan berada di sekitar lokasi.

"Tapi memang ada beberapa teman karyawan yang jaga malam, mereka memang sering melihat ada bapak-bapak yang selalu berada di depan outlet. Ini sudah dilaporkan ke atasan dan masih berproses," bebernya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Unit Jatanras Polrestabes Makassar pun mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan serangkaian penyelidikan. 

Dalam proses penyelidikan, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang dapat membantu pengungkapan kasus.

Polisi juga memeriksa rekaman CCTV serta meminta keterangan sejumlah karyawan guna mengidentifikasi ciri-ciri pelaku.

Terpisah, Kapolsek Manggala Kompol Semuel To'longan yang dikonfirmasi, juga mengaku telah mengetahui kejadian itu lewat rekaman CCTV yang beredar di sosial media.

Meski belum menerima laporan resmi dari korban, Semuel mengaku telah mengerahkan personel Resmob Polsek Manggala ke lokasi untuk penyelidikan.

"Anggota Resmob sudah saya kerahkan tadi ke lokasi begitu video CCTV beredar di sosmed. Jadi sementara diselidiki sambil menunggu laporan resmi juga dari korban," jelasnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved