Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun RT RW

RT/RW dan Warga Bontobiraeng Bersihkan Jalan Badak, Drainase Lancar

‎Kegiatan dipusatkan di Jalan Badak, dimulai sekitar pukul 07.00 Wita dan berakhir pada pukul 09.30 Wita.

Tayang:
Penulis: Makmur | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Makmur
JUMAT BERSIH - RT/RW Kelurahan Bontobiraeng melaksanakan kegiatan kerja bakti di Jalan Badak, Jumat (5/6/2026). Jumat Bersih menyasar sampah di badan jalan dan endapan lumpur di drainase.  

‎TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penampakan Jalan Badak, Kelurahan Bontobiraeng, berubah pada Jumat (5/6/2026) pagi.

‎Sampah yang sebelumnya berserakan dibersihkan, rumput dan pohon liar dipangkas, sementara aliran air di drainase kembali lancar setelah dilakukan pembersihan.

‎Perubahan itu merupakan hasil kerja bakti gabungan yang dilaksanakan RT/RW bersama staf Kelurahan Bontobiraeng dan Satgas Kebersihan di wilayah tersebut.

‎Kerja bakti tersebut bertajuk Jumat Bersih, program kebersihan rutin Pemerintah Kota Makassar yang dilaksanakan di setiap kelurahan.

‎Kegiatan dipusatkan di Jalan Badak, dimulai sekitar pukul 07.00 Wita dan berakhir pada pukul 09.30 Wita.

‎Ketua RT 06 RW 03 Kelurahan Bontobiraeng, Dwi Nurul Hajra, mengatakan seluruh pekerjaan dilakukan menggunakan peralatan sederhana yang dibawa masing-masing RT/RW, seperti sapu, parang, sekop, cangkul, dan alat kebersihan lainnya.

‎Sampah yang berhasil diangkat dari drainase terlebih dahulu dikumpulkan di pinggir jalan sebelum dimasukkan ke dalam kantong plastik dan diangkut. 

‎Dari hasil kerja bakti tersebut, terkumpul sekitar lima kantong sampah dan satu karung berisi daun serta ranting hasil pembersihan.

‎Sampah yang telah dipilah kemudian diangkut oleh Satgas Kebersihan untuk diproses lebih lanjut. 

‎Dwi menjelaskan, kegiatan Jumat Bersih dilaksanakan secara rutin setiap pekan. 

‎Pada kondisi normal, masing-masing RT/RW melakukan pembersihan di wilayahnya sendiri.

‎"Biasanya rutinnya di wilayah masing-masing," ucapnya. 

‎Namun apabila terdapat titik yang dinilai membutuhkan penanganan lebih besar, seluruh RT/RW di Kelurahan Bontobiraeng akan dikerahkan untuk melakukan kerja bakti bersama di satu lokasi.

‎Ia menuturkan, penentuan lokasi kerja bakti gabungan biasanya berdasarkan hasil koordinasi antara RT/RW dan pemerintah kelurahan, termasuk laporan warga mengenai titik-titik yang membutuhkan perhatian khusus.

‎"Kalau ada lokasi yang kondisinya lebih parah atau membutuhkan banyak tenaga untuk dibersihkan, maka seluruh RT/RW turun bersama-sama di satu titik," katanya.

‎Dwi menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti akan terus dilaksanakan pihaknya sambil juga terus melakukan sosialisasi edukasi pemilahan sampah kepada masyarakat. 

‎"Jadi kerja bakti diiringi dengan sosialisasi persampahan kepada warga, saling terhubung dan tersambung," ucapnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved