Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Akademisi Unhas Nilai Ada Peran Algoritma Medsos Bongkar Dugaan Korupsi MBG Dadan

Hasrullah melihat fenomena pengawasan masyarakat terhadap MBG yang begitu aktif di media sosial.

Tayang:
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KASUS BGN - Pengamat Komunikasi Politik Unhas Hasrullah saat ngobrol politik di redaksi Tribun-Timur.com. Pengawasan Publik melalui media sosial dinilai Hasrullah bergitu berdampak pada pembongkaran praktik korupsi di BGN. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Proyek Makan Bergizi Gratis (MBG) jadi sorotan tajam usai eks Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana tersangka kasus korupsi penyimpangan tata kelola.

Usai dicopot dari jabatannya, Kejaksaan Agung langsung menjemput Dadan Hindayana

Tak lama kemudian, namanya sudah ditetapkan tersangka.

Akademisi Universitas Hasanuddin (Unhas) Hasrullah menyebut pengawasan proyek MBG dari pemerintah pusat memang cukup lemah selama ini.

Justru disebutnya pengawasan langsung dari masyarakat lebih kuat.

Hasrullah melihat fenomena pengawasan masyarakat terhadap MBG yang begitu aktif di media sosial.

Setiap harinya muncul konten terkait MBG. Baik itu dari tata kelola hingga menu makanan.

Sorotan tajam dari masyarakat ini mampu mempengaruhi opini publik.

Hingg akhirnya perlahan mendesak pemerintah bertindak.

"Algoritma, filter bubble dan echo chamber itu bekerja dengan baik. Sehingga mempengaruhi opini publik," kata Hasrullah kepada Tribun-Timur.com pada Minggu (7/6/2026).

Filter bubble merujuk pada algoritma yang menyaring informasi berdasarkan aktivitas digital pengguna.

Sehingga menciptakan gelembung informasi yang hanya menyajikan hal-hal sesuai dengan preferensi dan histori pencarian kita.

Ketika masyarakat aktif mengawasi MBG melalui media sosial, maka algoritma akan memberikan sajian konten serupa.

Sementara itu, echo chamber  mengacu pada interaksi antarindividu yang memiliki pandangan atau opini seragam.

Hal Ini terjadi ketika seseorang hanya berinteraksi dengan pihak sepemikiran, sehingga terjadi penguatan keyakinan dalam lingkaran tertutup, dan sudut pandang alternatif.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved