TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Malam di Kelurahan Lakkang, Kamis (5/6/2026), tidak hanya diisi dengan patroli keamanan lingkungan.
Di sela pemantauan posko kamling, Lurah Lakkang Burhan juga menyempatkan diri bersilaturahmi ke rumah seorang ketua RT yang menekuni usaha kerajinan anyaman bambu.
Kegiatan itu diawali dengan pemantauan langsung Posko Keamanan Lingkungan RT/RW 001.
Burhan berjalan bersama para ketua RT dan RW menyusuri sejumlah titik di wilayahnya untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Di tengah kegiatan patroli, rombongan kemudian singgah di rumah salah seorang ketua RT yang dikenal sebagai pengrajin berbagai produk anyaman bambu.
"Singgah bersilaturahmi di rumah Pak RT," ucapnya.
Di rumah itu, Burhan berbincang mengenai kondisi wilayah, keamanan lingkungan, hingga aktivitas masyarakat sehari-hari.
Suasana keakraban semakin terasa ketika tuan rumah menyuguhkan kopi hitam kepada Burhan dan rombongan.
Di tengah aroma kopi yang menghangatkan malam, diskusi ringan pun berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.
Burhan mengatakan, kegiatan seperti ini bukan sekadar memantau keamanan wilayah, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pemerintah kelurahan dengan para RT/RW.
"Komunikasi yang terjalin baik antara pemerintah dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga kondusivitas lingkungan," jelasnya.
Selain itu, kunjungan ke rumah pengrajin anyaman bambu juga menjadi bentuk perhatian terhadap potensi ekonomi warga yang berkembang di Kelurahan Lakkang.
Burhan berharap kegiatan ronda dan patroli lingkungan tetap rutin dilaksanakan dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
Dengan demikian, keamanan wilayah dapat terus terjaga, sementara hubungan sosial antarwarga dan pemerintah semakin kuat.
"Kegiatan seperti ini membuat kita bisa melihat langsung kondisi masyarakat, mendengar berbagai masukan, sekaligus memperkuat kebersamaan di lingkungan," ujar Burhan.