Liputan Haji 2026
Jemaah Haji Asal Bone Simpan Kain Ihram untuk Kafan
Jumardin mengatakan dirinya harus menunggu sekitar 15 tahun sejak mendaftar haji pada April 2011
Penulis: Muh Hasim Arfah | Editor: Imam Wahyudi
Laporan Hasim Arfah, Wartawan Tribun-timur.com dan Media Centre Haji 2026 dari Arab Saudi
TRIBUN-TIMUR.COM, JEDDAH - Jemaah haji asal Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Haji Jumardin Subahana Hattase, membawa pulang kain ihram yang digunakannya selama menunaikan ibadah haji 1447 H/2026 M.
Ditemui di Bandara Internasional King Abdulaziz Jeddah, Kamis (4/6/2026), Jumardin mengaku sengaja menyimpan kain ihram tersebut karena memiliki makna khusus dalam tradisi masyarakat Bugis.
"Katanya orang Bugis itu kalau meninggal pakai ini. Jadi lama disimpan nanti," ujarnya sambil menunjukkan kain ihram yang telah dipakainya selama berhaji.
Jumardin mengatakan dirinya harus menunggu sekitar 15 tahun sejak mendaftar haji pada April 2011 hingga akhirnya berkesempatan berangkat ke Tanah Suci tahun ini.
Menurutnya, niat utama berhaji adalah untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keridhaan-Nya.
"Supaya kita dirahmati sama Allah," katanya.
Selama berada di Tanah Suci, salah satu doa yang paling sering dipanjatkannya adalah untuk kedua orang tuanya yang telah wafat.
Ia berharap orang tuanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
"Doakan orang tua supaya di alam sana bagus. Jadi doakan orang tua," tuturnya.
Selain itu, Jumardin berharap pengalaman berhajinya dapat menjadi teladan bagi keluarga sehingga anggota keluarganya juga termotivasi untuk menunaikan rukun Islam kelima tersebut.
"Supaya keluarga saya bisa naik haji, saya akan memberi contoh-contoh," ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Jumardin juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah agar masa tunggu keberangkatan haji bagi masyarakat Kabupaten Bone dapat dipercepat.
Ia menilai antrean haji yang panjang membuat masyarakat harus menunggu bertahun-tahun sebelum bisa berangkat ke Tanah Suci.
"Harapan saya agar dipercepat itu jemaah-jemaah haji di Bone. Supaya tahun yang akan datang bertambah banyak lagi," katanya.
Jumardin berharap semakin banyak warga Bone yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah haji tanpa harus menunggu terlalu lama, sehingga impian beribadah ke Tanah Suci dapat segera terwujud.(*)
| Kisah Baso Tang, Imam Tunanetra dari Pulau Kambuno Sinjai yang Dimuliakan di Madinah |
|
|---|
| Wamenag: Layanan Haji 2026 Lebih Detail dan Manusiawi |
|
|---|
| Ayah dan Anak Jemaah Calon Haji Termuda dan Tertua Tana Toraja |
|
|---|
| Air Mata Keluarga Lepas Keberangkatan 7 Jemaah Calon Haji Tana Toraja |
|
|---|
| Resep Sehat Mbah Kasrun, Usia 102 Tahun Masih Kuat Berhaji |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kain-ihram.jpg)