Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Santri Ponpes Al Haris Belajar Jurnalistik dan Media Digital di Tribun Timur

Budiman memaparkan perjalanan panjang Tribun Timur sebagai salah satu media terbesar di kawasan timur Indonesia

Tayang:
Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Ari Maryadi
BELAJAR JURNALISTIk - 18 santri dari Pondok Pesantren Al Haris tingkat MTsS dan MAS Al Haris melihat langsung kerja-kerja editor Tribun Timur Munawwarah Ahmad di Kantor Tribun Timur Kamis (21/5/2026). 
Ringkasan Berita:
  • 18 santri dari Pondok Pesantren Al Haris tingkat MTsS dan MAS Al Haris belajar jurnalistik di kantor Tribun Timur
  • Sekretaris Redaksi Budiman memaparkan perjalanan panjang Tribun Timur sebagai salah satu media terbesar di kawasan timur Indonesia
  • Seusai materi, santri diajak keliling ruangan melihat langsung kerja-kerja tim redaksi

 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Sebanyak 18 santri dari Pondok Pesantren Al Haris tingkat MTsS dan MAS Al Haris melakukan kunjungan edukasi ke kantor Tribun Timur, Sabtu (16/5/2026).

Kunjungan tersebut didampingi dua guru pembina, termasuk Guru Pembina OSIM (Organisasi Siswa Intra Madrasah), Muh Yusran.

Rombongan santri disambut langsung Sekretaris Redaksi Budiman dan editor online Ari Maryadi.

Dalam kesempatan itu, Budiman memaparkan perjalanan panjang Tribun Timur sebagai salah satu media terbesar di kawasan timur Indonesia.

Ia menjelaskan transformasi Tribun Timur dari media cetak berbasis koran hingga berkembang menjadi platform media online dan digital.

“Media saat ini berkembang sangat cepat. Dulu masyarakat hanya mengenal koran cetak, sekarang informasi bergerak real time melalui platform digital,” ujar Budiman di hadapan para santri.

Menurutnya, perkembangan teknologi menuntut media untuk terus beradaptasi agar tetap menjadi sumber informasi yang cepat, akurat, dan terpercaya.

Para santri tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan pengenalan dunia jurnalistik tersebut. Mereka juga mendapat penjelasan mengenai proses kerja redaksi, mulai dari peliputan, penulisan berita, hingga publikasi di platform digital.

Guru Pembina OSIM, Muh Yusran, mengatakan kunjungan ini bertujuan membuka wawasan santri terkait dunia media dan literasi digital.

“Kami ingin para santri mendapatkan pengalaman baru dan memahami bagaimana proses produksi berita di media profesional,” katanya.

Ia berharap kunjungan edukatif tersebut dapat menumbuhkan minat literasi, kemampuan menulis, dan pemahaman santri terhadap perkembangan media digital saat ini.

Selain berdiskusi, para santri juga diajak melihat suasana ruang redaksi dan aktivitas kerja tim media online Tribun Timur.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved