Dibanding Tamalanrea, Antang Disebut Lebih Siap untuk PSEL
Proyek ini harus mampu bertransformasi menjadi katalisator kesejahteraan bagi warga yang bermukim di sekitar lokasi pengolahan.
Tayang:
Editor:
Sudirman
Tribun-timur.com/ist
PSEL - Koordinator Ikatan Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA ISMEI) Wilayah Sulselbartra, Hasan Basri. Hasan Basri mengatakan proyek PSEL tidak boleh hanya dipandang sebagai solusi teknis penanganan sampah semata.
Prioritas Tenaga Kerja Lokal
IKA ISMEI menekankan poin utama mengenai penyerapan tenaga kerja.
Hasan berharap, PSEL tidak hanya menjadi proyek padat modal dan teknologi, tetapi juga padat karya bagi warga setempat.
"Kita harapkan tenaga kerja PSEL ke depannya lebih dominan menggunakan warga sekitar lokasi. Ini adalah cara paling efektif agar perputaran ekonomi di tingkat akar rumput bisa lebih bertumbuh," tegas Hasan.
Dengan memprioritaskan warga lokal, PSEL bukan hanya menjadi solusi bagi tumpukan sampah kota, melainkan benar-benar menjelma menjadi mesin penggerak ekonomi yang menghidupkan kesejahteraan warga di sekitar TPA.
Baca Juga
| Demo Lagi! Warga Mula Baru, Tamalalang, Bontoa, Akasia, Alamanda Bersatu Tolak PSEL di Tamalanrea |
|
|---|
| Tetangga Tolak PSEL Tamalanrea |
|
|---|
| Ratusan Warga Demo Tolak Pembangunan PSEL di Tamalanrea, Kecam Pernyataan Menteri Purbaya |
|
|---|
| Warga Tamalanrea Tolak PSEL Dekat Permukiman, Sebut Hak Lingkungan Terancam |
|
|---|
| Batal Pindah ke Antang, Purbaya Yudhi Sadewa Kunci Lokasi PSEL di Tamalanrea |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-05-15-Koordinator-IKA-ISMEI-Wilayah-Sulselbartra-Hasan-Basri.jpg)