Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dipimpin Kapolrestabes Kombes Arya, 300 Polisi di Makassar Begadang Tumpas Geng Motor

Fokus utama apel yang dipimpin perwira lulusan Akpol 1998 ini tak lain adalah geng motor dan kejahatan jalanan lainnya.

Tayang:
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
GENG MOTOR - Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana memimpin apel pasukan "pembasmi geng motor" di Pertigaan Jl Sultan Alauddin -AP Pettarani, Makassar, Selasa (12/5/2026). Sebanyak 300 polisi jaga Makassar di malam hari. 
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 300 polisi di Makassar dibuat begadang hingga pagi demi memburu geng motor yang belakangan meneror warga.
  • Personel gabungan Polrestabes Makassar disiagakan sejak Selasa (12/5/2026) dini hari di pertigaan Jl Sultan Alauddin–AP Pettarani, Kecamatan Tamalate.
  • Kapolrestabes Makassar Kombes Pol Arya Perdana memimpin langsung apel besar tersebut dan memerintahkan seluruh personel bertahan hingga operasi selesai.

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Sebanyak 300 polisi di Makassar begadang hingga pagi membasmi geng motor.

Seperti terpantau di pertigaan Jl Sultan Alauddin - AP Pettarani, Kecamatan Tamalate, Makassar, Selasa (12/5/2026) dini hari.

Mereka disiagakan Kapolrestabes Makassar Kombes Arya Perdana sejak pukul 01.00 Wita.

Semua satuan dilibatkan. Mulai Sabhara, Reskrim, Intel hingga Lalu Lintas.

Begitu juga jenjang kepangkatan dan jabatan. Dari tingkat bintara, perwira, hingga kasat, disiagakan.

Termasuk 11 kapolsek jajaran Polrestabes Makassar.

Baca juga: Korban Geng Motor di Ablam Dirawat Gratis di RSUD Daya, Pemkot Makassar Tanggung Semua Biaya

Mulai dari, Rappocini, Mamajang, Mariso, Tamalate, Panakkukang, Ujung Pandang, Makassar, Tallo, Manggala, Tamalanrea hingga Biringkanaya.

Fokus utama apel yang dipimpin perwira lulusan Akpol 1998 ini tak lain adalah geng motor dan kejahatan jalanan lainnya.

Kombes Pol Arya Perdana tak ingin marwah kepolisian merosot akibat ulah kelompok yang kerap menebar teror di keheningan malam warga ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini.

"Kita bertahan sampai pagi. Kita upayakan bertemu dengan mereka (geng motor) dan melakukan tindakan," perintah Kombes Pol Arya.

Perwira tiga melati ini menekankan agar tak ada yang pulang sebelum operasi selesai 

"Saya harap ini bisa dilaksanakan, jangan ada yang pulang sebelum selesai operasi," ujarnya.

Arya mengaku penyiagaan 300 personel sengaja dilakukan untuk menciptakan situasi kondusif di kota berpenduduk 1,4 juta jiwa ini.

"Kita lihat ada ada beberapa kejadian yang meresahkan," ucap Arya.

Jajaran Polrestabes Makassar sudah sering menggelar patroli rutin tiap malam.

Massifnya teror geng motor memaksa patroli yang ada lebih dimaksimalkan lagi.

"Hari ini kami lebih massifkan lagi dan dikoordinir pada hari ini untuk melaksanakan razia yah dan penindakan terhadap para geng motor," terang Arya

Mantan Kapolres Depok ini berjanji akan menindak tegas para pelaku.

 Satu diantara teror geng motor yang menyita perhatian adalah di Jl Abu Bakar Lambogo, Kecamatan Makassar, pada Minggu (10/5/2026) dini hari.

Seorang bocah 13 tahun terbaring di rumah sakit akibat serangan brutal geng motor itu.

Korban berinisial H dirawat tim medis akibat sabetan parang pelaku geng motor yang diarahkan ke punggungnya.

Arya mengaku, dari kejadian itu dua kawanannya telah diamankan.

Namun, ia belum merinci identitas terduga pelaku dan motifnya karena masih pengembangan penyelidikan.

"Iya korban dirawat dan sudah mulai membaik, ini menjadi keprihatinan kita bersama untuk pelaku juga sudah amankan beberapa, insyaAllah kalau sudah lengkap kita akan rilis," tuturnya.(*)

 

 

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved