DPRD Sulsel Warning Pemprov soal Utang Proyek Rp46 Miliar dan Cicilan Dana PEN
Nilai tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kepercayaan rekanan terhadap pemerintah daerah jika tidak segera diselesaikan.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN TIMUR.COM, MAKASSAR - DPRD Sulsel desak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel segera menuntaskan sisa utang proyek fisik yang hingga kini masih tersisa sekitar Rp46 miliar.
Nilai tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kepercayaan rekanan terhadap pemerintah daerah jika tidak segera diselesaikan.
Persoalan utang Pemprov Sulsel mencuat dalam rapat lanjutan pembahasan LKPJ 2025 bersama Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi, Senin (13/4/2026) lalu, di gedung sementara DPRD Sulsel, Jl AP Pettarani, Makassar.
Anggota Komisi D DPRD Sulsel, Muhammad Sadar, mengungkapkan total utang proyek Pemprov Sulsel dari tahun-tahun sebelumnya sempat mencapai Rp368 miliar.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp271 miliar telah diselesaikan hingga akhir 2023.
“Artinya masih tersisa Rp94 miliar di 2024. Dan hari ini kami dengar sudah dibayar Rp48 miliar, sehingga masih tersisa sekitar Rp46 miliar,” ujar Sadar menanggapi utang Pemprov Sulsel.
Politisi Partai NasDem itu menegaskan, penyelesaian sisa utang proyek harus menjadi prioritas Pemprov Sulsel.
Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya berdampak pada administrasi keuangan, tetapi juga hubungan antara pemerintah dan pihak ketiga.
“Kalau ini tidak segera diselesaikan, dampaknya bukan hanya denda keterlambatan, tapi juga bisa menurunkan kepercayaan rekanan terhadap Pemprov Sulsel,” tegasnya.
Ia menilai kepercayaan rekanan sangat penting dalam mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Sulsel.
Jika persoalan utang terus berlarut, dikhawatirkan kontraktor maupun penyedia jasa menjadi enggan bekerja sama dalam proyek-proyek pemerintah ke depan.
Selain menyoalkan utang proyek, Sadar juga mengingatkan tantangan besar dalam pelaksanaan proyek multiyears (MYC) 2025–2027.
Menurutnya, lonjakan harga material dan bahan bakar telah melampaui asumsi awal kontrak proyek.
Ia menyebut harga aspal mengalami kenaikan signifikan dari kisaran 360 dolar Amerika Serikat menjadi sekitar 700 dolar.
Sementara harga BBM industri melonjak dari sekitar Rp19 ribu menjadi Rp30 ribu per liter.
| Tangis Penjual Nasi Kuning Menetes di Asrama Haji, Nabung Mulai Rp10 Ribu hingga Bisa Berhaji |
|
|---|
| 387 Jamaah Kloter 25 Asal Papua Barat Tiba di Asrama Haji Sudiang |
|
|---|
| Terparah Sejak 2018, Banjir Bone Disebabkan Pendangkalan Drainase dan Pasang Air Laut |
|
|---|
| Laga Emosional Ahmad Amiruddin! Ayo PSM Makassar Kalahkan Arema FC di Markasnya |
|
|---|
| Setiap Rumah Sepi, Pemuda di Utara Makassar Rudapaksa Adik Kandung, Kini Hamil |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Kolase-anggota-DPRD-Sulsel-Andi-Patarai-Amir-kiri-dan-Muh-Sadar-kana.jpg)