306 Kg Sampah Terkumpul dalam Aksi Bersih-bersih di Pantai Akkarena Makassar
Salah satunya melalui aksi bersih-bersih di Pantai Akkarena, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel)
Penulis: Rudi Salam | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) memperkuat komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan mengintegrasikan aspek Environment, Social, and Governance (ESG) ke dalam strategi bisnis.
Komitmen ini tidak hanya tercermin dalam arah pengembangan kawasan, tetapi juga diwujudkan melalui berbagai program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Salah satunya melalui aksi bersih-bersih di Pantai Akkarena, Jalan Metro Tanjung Bunga, Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (1/5/2026).
Aksi sosial itu dilakukan sekaligus untuk memperingati Hari Bumi Sedunia.
Mengusung tema “Bersih Pantaiku, Peduli Lingkunganku”, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan pantai sebagai bagian dari pelestarian ekosistem laut.
Juga sekaligus mendukung sektor pariwisata lokal melalui terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.
Dalam pelaksanaannya, GMTD bekerja sama dengan Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi Maluku serta Kelurahan Tanjung Merdeka.
Kegiatan ini melibatkan sekitar 100 peserta yang terdiri dari karyawan GMTD dan perwakilan instansi terkait.
Para peserta secara aktif mengumpulkan sampah plastik di sepanjang pesisir Pantai Akkarena.
Dari aksi tersebut, tercatat sebanyak 306 kilogram sampah berhasil dikumpulkan.
Head of Finance GMTD, Eldo T Sinurat, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
“Kami percaya bahwa menjaga kelestarian lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Melalui momentum Hari Bumi Sedunia ini, GMTD ingin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan, khususnya kawasan pesisir,” kata Eldo.
Sementara itu, Kepala Tata Usaha Pusat Pengendalian Lingkungan Hidup Sulawesi-Maluku, Rina Triany Muchsin, mengapresiasi inisiatif kolaboratif tersebut.
“Ini langkah nyata dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan sektor swasta dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup,” katanya.
Senada dengan hal tersebut, Lurah Tanjung Merdeka, M Armansyah Fernanda, juga mengapresiasi terhadap kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat.
Menurutnya langkah tersebut sebagai kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sejalan dengan program kerja Pemerintah Kota Makassar.
| KSPSI Kritik Hedonisme Pejabat di Sulsel, Tuntut Fokus Perbaikan Ekonomi |
|
|---|
| 27 RSUD di Sulsel Gandeng RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita, Perkuat Layanan Kardiovaskular |
|
|---|
| Pelepasan Jamaah Haji Kloter 16 Gowa Diwarnai Haru, 113 Orang Berangkat ke Tanah Suci |
|
|---|
| Momen Ketua DPRD Sulsel Cicu Teken Aspirasi Buruh, Janji Kawal Isu Outsourcing dan Upah Murah |
|
|---|
| Jenderal Polisi hingga Wali Kota Makassar Dengar Aspirasi Buruh di Karebosi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pantai-Akkarena-2026-6.jpg)