Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Usai Resmikan Dapur MBG Muhammadiyah di Kolaka, Konselor China Temui Wali Kota Makassar 

Duta Besar Republik Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengungkap rencana Indonesia membuka konsulat jenderal di Chengdu.

Tayang:
Editor: Sudirman
Tribun-timur.com/ist
KEDUTAAN BESAR - Kunjungan Konselor Zhen Wangda ke Sulawesi Selatan bertemu sejumlah jurnalis di Makassar. Mr Zhen mengungkap rencana membuka kantor konsulat China di Makassar.  

Ringkasan Berita:
  • Konselor senior Kedubes China, HE Zhen Wangda, melakukan kunjungan diplomatik ke Makassar dan bertemu Wali Kota Munafri Arifuddin. 
  • Dalam kunjungan perdananya ke Indonesia timur, Zhen menilai Makassar sebagai kota strategis dengan pertumbuhan ekonomi stabil, serta mengungkap rencana pembukaan konsulat China di kota tersebut.

MAKASSAR, TRIBUN-TIMUR.COM -- Konselor senior Kedutaan Besar (Kedubes) Republik Rakyat China untuk Indonesia HE Zhen Wangda (49), bertemu Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (50) di Balaikota Makassar, Selasa (21/24/2026) pagi.

Pertemuan ini adalah rangkaian kunjungan diplomatik pertama Zhen Wangda ke timur Indonesia, dan melanjutkan lawatan diplomatik resmi Duta Besar RRC HE Xiao Qian, Kamis (3/1/2019), lima tahun lalu.

"Makassar ini kota penting di timur (Indonesia) pertumbuhannya stabil di 4,5 hingga 5 persen, itulah kenapa kami kesini," ujar HE Zhen kepada jurnalis Makassar di Aston Hotel.

Mr Zhen mengungkap rencana membuka kantor konsulat China di Makassar

Dia berjanji menyampaikan rencana diplomatik ini ke dubes China untuk Indonesia Wang Lutong di Jakarta.

Pekan lalu, Duta Besar Republik Indonesia untuk China Djauhari Oratmangun mengungkap rencana Indonesia membuka konsulat jenderal di Chengdu.

Konsulat ini mencakup Sichuan, serta sejumlah daerah di China barat seperti Shaanxi, Yunnan, Gansu, dan Chongqing, dikutip dari laman Antara News, Selasa (21/4/2026).

Lawatan diplomatik Mr Zhen ke Makassar ini sekaligus menjajaki peluang investasi hijau, dan menjajaki peluang mendorong maskapai swasta China membuka penerbangan langsung Makassar ke Tiongkok. 

"Kemarin (Senin 20/4/2026) kami di Kolaka, di sekolah Muhammadiyah," ujar Zhen Wangda kepada jurnalis di Aston Hotel, tadi malam.

Di Pomala, SMP Muhammadiyah Dawi- Dawi, diplomat senior Tiongkok ini bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Irwan Akib dan Koordinator Nasional makan bergizi Muhammadiyah, Dr. Syafruddin Anhar meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Muhammadiyah Pomala, Kabupaten Kolaka.

Peralatan dapur MBG ini merupakan bantuan dari kedutaan besar Republik Rakyat Tiongkok.

Secara nasional Muhammadiyah dipercaya Badan Gizi Nasional (BGn) mengelolah 325 SPPG 19 provinsi dan 56 kabupaten/kota.

Kunjungan Konselor Zhen Wangda ke Makassar membawa pesan strategis yang lebih luas dari sekadar agenda diplomatik. 

Dalam wawancara tertulis yang diterima Tribun di Makassar, Senin (20/4/2026), Zhen Wangda, menyebut Sulawesi Selatan sebagai kawasan yang memiliki peran strategis karena ditopang sektor pertanian, perikanan, pertambangan, dan industri makanan yang berkembang pesat.

“Sulawesi memiliki posisi strategis yang penting di Indonesia, dan Sulawesi Selatan merupakan pusat ekonomi dan budaya pulau ini,” ujar Zhen Wangda.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved