Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

Anak Mantu Danny Pomanto Dukung Pembangunan PSEL di Makassar

Udin Shaputra Malik, menyatakan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

|
Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun-timur.com/ist
DUKUNG PSEL MAKASSAR - Anggota Komisi A DPRD Makassar, dr Udin Shaputra Malik, saat ditemui di Gedung sementara DPRD Makassar. Udin dukung penuh pembangunan PSEL di Makassar. 

"Yang jelas itu, harus cari titik lokasi yang strategis yang mampu mengakomodir bangkitan lalu lintas karena ada kerja sama lintas kabupaten/kota," ujarnya.

"Kedua adalah harus dipikir teknologinya untuk mengantisipasi dampak lingkungan dan dampak polusi-polusi yang bisa disebabkan. Seperti itu,” tambahnya.

Udin pun menyatakan dukungan terhadap proyek tersebut sebagai upaya menjawab persoalan sampah di kawasan perkotaan.

“Sangat, sangat. Kita sangat mendukung. Karena itu memang jadi PR semua kota metropolitan, dan itu semakin lama juga akan semakin jadi PR kalau tidak diselesaikan sekarang,” jelasnya.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, mengatakan program PSEL tetap menjadi prioritas pemerintah kota dalam mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks.

“Proses PSEL ini harus kita tangkap karena ini merupakan salah satu cara yang paling ampuh untuk mengurangi persoalan sampah,” ujarnya.

Munafri menyebut, pemerintah pusat saat ini sangat serius mendorong pengembangan PSEL di berbagai daerah di Indonesia.

Ia menilai penanganan sampah harus dilakukan secara masif dan terintegrasi.

Terkait pemindahan lokasi dari Tamalanrea ke TPA Tamangapa Antang, Munafri menilai aspek efisiensi menjadi pertimbangan utama.

Menurutnya, pembangunan fasilitas PSEL sebaiknya terintegrasi langsung dengan lokasi tempat pembuangan akhir.

“Saya berpendapat mending sekaligus semuanya ada di TPA,” katanya.

Ia menjelaskan, kedekatan antara sumber sampah dan fasilitas pengolahan akan mengurangi beban biaya operasional.

“Proses transportasi pengangkutan sampah dari TPA ke pabrik itu jaraknya dekat,” katanya.

Dengan jarak yang lebih pendek, biaya transportasi dinilai dapat ditekan secara signifikan.

Sebaliknya, jika lokasi PSEL berada jauh dari TPA, maka akan menambah beban keuangan pemerintah daerah.

“Kalau dibawa lagi jauh, kan itu akan menjadi beban pemerintah daerah,” ujarnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved