Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

84 Persen Warga Makassar Dukung Proyek PSEL di TPA Tamangapa

Hasilnya, 43,3 persen responden memilih TPA Tamangapa sebagai lokasi paling tepat, dibandingkan opsi lain yang ditawarkan.

Tribun-Timur.com
Penampakan TPA Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. (Humas Pemkot Makassar)  

TRIBUN-TIMUR.COM - 84 persen warga Makassar mendukung pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang diusulkan Pemkot Makassar.

Dukungan ini menunjukkan tingginya harapan masyarakat terhadap solusi jangka panjang dalam penanganan persoalan sampah di kota tersebut.

Pemkot mengusulkan kawasan TPA Tamangapa sebagai lokasi pembangunan PSEL atau PLTSa.

Direktur Eksekutif Parameter Publik Indonesia (PPI), Ras Md, menyatakan lokasi ini sejalan aspirasi mayoritas warga berdasarkan hasil survei.

Survei PPI mencatat 84 persen responden setuju agar proyek PSEL dilanjutkan atau dituntaskan.

Sementara itu, 3,8 persen tidak setuju, dan sisanya tidak memberikan jawaban.

Temuan tersebut dinilai mencerminkan kuatnya dukungan publik terhadap program tersebut.

Selain dukungan terhadap proyek, survei juga mengukur preferensi masyarakat terkait lokasi pembangunan.

Hasilnya, 43,3 persen responden memilih TPA Tamangapa sebagai lokasi paling tepat, dibandingkan opsi lain yang ditawarkan.

27,3 persen responden menginginkan proyek tetap berada di lokasi sebelumnya di Tamalanrea, 6,0 persen memilih lokasi alternatif lainnya, dan 23,3 persen tidak mengetahui atau tidak memberikan jawaban.

Survei ini melibatkan 600 responden dengan metode multi stage random sampling, margin of error 4,08 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menilai TPA Tamangapa sebagai lokasi paling efisien untuk pembangunan PSEL.

Selain tidak memerlukan pemindahan sampah ke lokasi baru, pilihan ini dinilai mampu menekan potensi tambahan beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, pembangunan di lokasi baru akan membutuhkan biaya tambahan, terutama untuk transportasi sampah.

Sementara jika dibangun di area TPA, jarak pengangkutan menjadi lebih dekat sehingga lebih efisien dan terkontrol.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved