Pakar Energi Unhas Prof Bactiar Nappu Khawatir APBN Jebol Jika Harga BBM Tak Dinaikkan
Konflik antara Amerika Serikat dan Israel vs Iran mengakibatkan adanya lonjakan harga minyak dunia yang juga berimbas ke Indonesia.
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Alfian
Pemerintah disebutnya sedang menghadapi tekanan besar dari berbagai sisi.
Saat ingin memenuhi kebutuhan BBM dalam negeri, pemerintah harus putar otak mencari sumber impor minyak.
Di saat bersamaan harga minyak tentu melonjak di tengah keterbatasan
Sementara itu posisi rupiah terus melemah terhadap dollar, membuat biaya impor semakin meroket.
Dari dalam negeri, pemerintah tetap mempertahankan subsidi terhadap BBM.
Baca juga: Tak Ada Pembatasan Pengisian BBM di Takalar, Antrean di SPBU Kalabbirang Mengular
Situasi ini diproyeksikan tidak hanya berdampak jangka pendek, berpotensi menyeret Indonesia ke dalam fase tekanan ekonomi yang lebih panjang.
"Tekanan rupiah (terhadap USD) membuat biaya impor BBM itu semakin membengkak. Panic buying ini menyebabkan kelangkaan. Kalau pemerintah tetap menahan harga maka beban subsidi akan menjebol APBN dalam hitungan minggu, bukan lagi hitungan bulan," katanya.
Beban APBN terhadap BBM bersubsidi mempersempit ruang fiskal.
Jika harga BBM subsidi disesuaikan, maka tekanan langsung akan dirasakan masyarakat.
Kenaikan biaya hidup dan potensi inflasi menghantui berbagai sektor.
Apabila pemerintah tetap bertahan dengan subisidi BBM, maka fiskal negara yang akan terguncang.
"Kita ingin masyarakat tenang (dengan subsidi) tapi jebol Fiskal kita. Kita naikkan sedikit, tapi ingat kenaikan BBM itu masyarakat sangat sensitif, Ketika naik Harga BBM yakinlah harga pangan akan melonjak karena harga BBM itu drive harga pokok lainnya," ujar Prof Bachtiar Nappu.
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Sulawesi dalam kondisi aman dan terjaga, seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dalam beberapa waktu terakhir.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto menyampaikan Pertamina terus menjaga keandalan pasokan energi melalui penguatan distribusi dan monitoring intensif di seluruh wilayah operasional.
“Pertamina memastikan stok BBM tetap tersedia dan distribusi berjalan optimal di seluruh wilayah Sulawesi. Penyesuaian suplai telah dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap peningkatan kebutuhan masyarakat, khususnya pada periode arus balik,” ujar Lilik dalam keterangannya.
| Strategi Munafri Hadapi Kemarau Panjang: Siapkan 1.000 Tandon hingga Buat Sumur Bor |
|
|---|
| Investasi Makassar Naik Daun |
|
|---|
| Eks Hotel Sahid Jadi Mal Megah, Dilengkapi Ballroom dan Apartemen 10 Lantai |
|
|---|
| Mengupayakan Ruang Perjumpaan Iman |
|
|---|
| FISH UNM Gandeng SMAN 1 Jeneponto, Riset Ketahanan Mental Siswa di Era Digital |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260405-Prof-Bactiar-Nappu-Unhas.jpg)