Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Makassar

PKL Mengadu ke DPRD Makassar, Kepala UPT Losari: Tidak Ada Penggusuran

UPTD Losari menegaskan bahwa penataan kawasan Pantai Losari tidak akan menghilangkan ikon kuliner khas

Penulis: Renaldi Cahyadi | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun/Novra
PKL LOSARI DITATA- Pembeli pisang epe di Pantai Losari Makassar beberapa waktu lalu. Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Losari menegaskan penataan kawasan Pantai Losari tidak akan menghilangkan ikon kuliner khas Makassar, yakni pisang epe. 

Ia mempertanyakan dasar rencana penggusuran tersebut.

Menurutnya, setiap penertiban harus memiliki alasan yang jelas, seperti jika pedagang menggunakan trotoar atau badan jalan.

“Padahal pedagang asongan tidak menggunakan trotoar maupun badan jalan. Mereka menggunakan ruang yang sebelumnya memang telah disiapkan oleh pemerintah sebelumnya,” ujarnya.

Wahidah juga mengaku bingung dengan kebijakan saat ini yang dinilai tidak konsisten.

Ia menyoroti, aktivitas parkir masih diperbolehkan di kawasan tersebut, sementara pedagang justru terancam digusur.

“Yang aneh, pedagang asongan yang digusur, sementara parkir justru diberi ruang. Kami tidak mempermasalahkan parkir karena itu juga pendapatan daerah, tetapi jangan sampai menghilangkan hak hidup pedagang kecil,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah tidak melakukan penggusuran di tengah kondisi yang belum jelas. Menurutnya, pemerintah seharusnya memperkuat ekonomi kerakyatan, khususnya UMKM, agar tetap bertahan seperti saat masa krisis COVID-19.

“Ekonomi kerakyatan harus diperkuat. UMKM ini justru harus didukung agar ekonomi tetap stabil,” tutupnya.

Suasana aksi PKL di Gedung sementara DPRD Makassar, Jalan Hertasning, Kamis (2/4/2026).

PKL Losari kembali mengadukan nasib ke DPRD Makassar.(*)

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved