HL Tribun Timur
Intel Polri Buru Penimbun BBM, Polisi Awasi Ketat Distribusi Solar dan Pertalite
Kapolres Bone AKBP Sugeng Setyo Budhi mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak membeli bensin secara berlebih.
Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Makassar, Kompol Wahiduddin, mengatakan warga tidak perlu panik karena pemerintah telah memastikan tidak ada kenaikan harga BBM per 1 April 2026.
“Pemerintah sudah menjamin stok BBM masih aman. Jadi tidak perlu panik yang justru memicu antrean panjang di SPBU,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).
Ia menjelaskan, antrean yang terjadi di sejumlah SPBU lebih disebabkan oleh kepanikan masyarakat akibat isu kenaikan harga BBM.
“Banyak masyarakat termakan isu sehingga mengantre dan mengisi penuh tangki kendaraan,” kata Wahiduddin.
Ia menegaskan, penimbunan merupakan tindakan melanggar hukum dan akan ditindak tegas.
“Tindakan penimbunan tidak dibenarkan dan pasti akan kami proses sesuai aturan berlaku, dengan berkoordinasi bersama stakeholder terkait,” jelasnya.
Polres Bulukumba menurunkan personel untuk mengamankan penjualan BBM di 16 SPBU, Selasa (31/3/2026).
Pengamanan dilakukan menyusul keluhan masyarakat terkait sulitnya mendapatkan BBM dalam beberapa hari terakhir.
Kepolisian mengimbau warga tidak melakukan penimbunan yang dapat memperparah kondisi di lapangan.
“Kami ingatkan masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan penimbunan BBM,” kata Humas Polres Bulukumba, AKP Marala.
Ia menegaskan, pelaku penimbunan akan dikenakan sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, personel Polres dan Polsek ditempatkan di seluruh SPBU di Bulukumba.
Petugas berjaga sejak pagi hingga aktivitas penjualan BBM berakhir.
Di sisi lain, antrean panjang masih terjadi di sejumlah SPBU, terutama untuk BBM jenis Pertalite.
Kondisi ini sudah berlangsung sejak menjelang Idulfitri dan masih berlanjut hingga saat ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260218_BBM-LANGKA_bbm-langka-di-Selayar.jpg)