500 Imam Rawatib Ikut Coaching Clinic Kolaborasi Pemkot Makassar dan Bosowa Peduli
Tidak hanya memimpin salat, imam juga menjadi rujukan bagi jamaah dalam berbagai persoalan keagamaan.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar berkolaborasi dengan Bosowa Peduli menggelar Coaching Clinic Imam Rawatib.
Agenda ini diikuti sekitar 500 imam masjid se Kota Makassar.
Kegiatan ini berlangsung di Masjid Agung 45 Makassar, Jalan Urip Sumoharjo, Selasa (17/3/2026).
Kegiatan tersebut dibuka langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Dalam arahannya, Wali Kota Makassar itu menegaskan, imam masjid harus memiliki kompetensi yang baik.
Terutama dalam hal bacaan Al-Qur’an dan tata cara memimpin salat.
Munafri menilai imam memiliki posisi penting dalam kehidupan keagamaan masyarakat.
Tidak hanya memimpin salat, imam juga menjadi rujukan bagi jamaah dalam berbagai persoalan keagamaan.
Menurutnya, dari hasil kunjungannya ke sejumlah masjid saat safari Ramadan, masih ditemukan perbedaan dalam cara dan kualitas keimaman di berbagai masjid di Makassar.
Kondisi tersebut menunjukkan perlunya kesepahaman bersama agar para imam memiliki standar kemampuan yang sama.
“Selama ini saya berkeliling masjid di Kota Makassar, caranya imam itu berbeda-beda. Sehingga memang dibutuhkan satu kesepahaman agar imam bisa memberikan pencerahan di tengah masyarakat,” ujar Munafri.
Ia juga menekankan, penunjukan imam seharusnya didasarkan pada kemampuan, bukan sekadar faktor usia atau latar belakang tertentu.
Menurutnya, kualitas bacaan Al-Qur’an merupakan syarat utama yang harus dimiliki seorang imam.
“Kita ingin ada keseragaman bahwa imam-imam masjid ini punya kapabilitas dalam menjadi imam. Bukan karena paling tua atau faktor latar belakang lalu menjadi imam, padahal bacaannya belum baik,” tegasnya.
Munafri mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan pembinaan ini sebagai ruang untuk belajar dan memperbaiki diri.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Pemerintah-Kota-Makassar-berkolaborasi-dengan-Bosowa-Peduli.jpg)