Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Lebaran 2026

Profil Prof Muammar Bakry Imam Salat Idulfitri Masjid Al Markaz Makassar, AGH Muhammad Agus Khatib

Masjid Al Markaz Al Islami Makassar mulai mempersiapkan pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah. Prof KH Muammar Muhammad Bakry imam.

Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Kaswadi Anwar
IDULFITRI 1447 H- Masjid Al Markaz Al Islami Jenderal Jusuf, Kota Makassar yang berada di Jl Masjid Raya No 57, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan  (Sekum MUI Sulsel) Prof KH Muammar Muhammad Bakry imam salat idulfitri, khatib, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mangkoso Barru AGH Muhammad Agus. 

Prof Muammar Bakry menjabat Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel 2022-2025. 

Jabatan ketua juga diduduki Prof Muammar Bakry di Forum Harmoni Antar Agama (FKUB) pada tahun 2025 an Ketua Kelompok Kerja Keagamaan KPA Sulawesi Selatan (Komisi Pencegahan AIDS) pada tahun 2021.

Prof Muammar Bakry juga aktif di ICMI, IPHI, DMI di tingkat provinsi Sulsel. 

Penasihat dan Administrator Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) baik di tingkat pusat maupun provinsi.

Tak hanya terlibat dalam bidang pendidikan, dakwah, dan organisasi keagamaan, Prof Muammar Bakry juga bertugas di Dewan Pengawas Syariah BPRS Harta Insan Karimah dan BPRS Dana Moneter.

Profil Khatib Muhammad Agus

Khatib salat Idulfitri dibawakan oleh AGH Muhammad Agus.

Tema khutbahnya, Menguatkan Tekad menjadi Manusia yang Lebih Baik.

Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mangkoso Barru Muhammad Agus.

Dia adalah menantu dari pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso AGH  Prof  H M Faried Wajedy.

AGH Muhammad Agus lahir di Kabupaten Barru pada 12 Agustus 1985.

Ia menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Barru. 

AGH Muhammad Agus tamat SD Inpres Garessi 1998.

Setelah itu lanjut di SMP Negeri 1 Barru dan MA DDI Mangkoso.

Muhammad Agus melanjutkan studi di UIN Alauddin. Jurusan diambil tafsir hadis di Fakultas Ushuluddin. Lulus tahun 2009. 

Suami Faridah Hidayati ini memperdalam ilmu tafsir di UIN Alauddin. Gelar magister didapatkan pada 2011. 

Gelar doktor di bidang konsentrasi tafsir hadis diperoleh AGH Muhammad Agus pada 2020 di UIN Alauddin.

Tidak cukup dengan pendidikan formal, AGH Muhammad Agus mengikuti pelatihan Bahasa Arab dengan metode isma’ wa takkalam di Al Markaz Al Islami Umraniyah Giza Mesir tahun 2020.

Juga pelatihan baca tulis Al Quran dengan metode nur al bayan di Ma’had Mu’allim Al Quran Giza Mesir di tahun yang sama.

AGH Muhammad Agus dianugerahi gelar profesor dari Universitas Islam Syekh Daud Al-Fathani Thailand, Kamis (11/7/2024).

Syahadah atau ijazah profesornya diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pakar/ Dewan Guru Besar Universitas Islam Syekh Daud Al-Fathani Thailand Prof Datok Sayyid Muhammad Aqil bin Ali al-Mahdali.  (*)

 

 


 

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved