Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Cekcok Anak Berujung Duel Ayah di Pulau Kodingareng Makassar, Satu Tewas

Korban MA mengalami luka parah di bagian perut diduga akibat tusukan benda tajam.

Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
DUEL MAUT - Jasad MI (37) tiba di dermaga Pelabuhan Paotere Makassar. MI tewas saat duel dengan I di Pulau Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (21/4/2026) dini hari. (Tribun-Timur.com/Muslimin Emba) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Cekcok anak berujung duel maut orangtua di Pulau Kodingareng, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tragis di pulau berpenghuni sekitar 4000 jiwa mayoritas nelayan itu, terjadi pada Senin (20/4/2026) malam.

Dalam rekaman video yang beredar, korban berinisial MA (37) tergeletak di bahu jalan setapak dengan kondisi berlumuran darah.

Beberapa perempuan dalam video itu, tampak histeris menyaksikan kondisi korban.

Korban MA mengalami luka parah di bagian perut diduga akibat tusukan benda tajam.

Personel Polres Pelabuhan Makassar yang mendapat laporan kejadian itu, pun bergegas ke lokasi.

Menggunakan speed boat, pulau spermonde berjarak 25 kilometer atau 15,53 mil itu, dijangkau kurang lebih 45 menit perjalan.

Sementara, jenazah korban kini jenazah korban MI, kini telah berada di RS Bhayangkara, Makassar.

Jenazah dijemput Tim Polres Pelabuhan Makassar menggunakan speed boat.

Lalu disambut ambulans Tim Dokpol Biddokkes Polda Sulsel, begitu tiba di dermaga Pelabuhan Paotere, Selasa (21/4/2026) dini hari 

Kanit Pidum Polres Pelabuhan Makassar, Ipda Dewa Yudha, mengatakan, kejadian bermula saat anak korban dan pelaku terlibat perselisihan dengan anak pelaku.

"Jadi awal mulanya itu ada perselisihan anak korban dan anak pelaku yang sebelumnya bermasalah," kata Ipda Dewa Yudha.

Korban yang mendapat aduan dari anaknya, kata Dewa, pun mendatangi pelaku hingga keduanya terlibat adu mulut.

Adu mulut itu rupanya membuat keduanya tersulut emosi hingga berujung adu fisik.

"Kemudian terjadi perselisihan antar orang tua yang di mana mereka berkelahi," ujar Dewa Yudha.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved