Lebaran 2026
Profil Prof Muammar Bakry Imam Salat Idulfitri Masjid Al Markaz Makassar, AGH Muhammad Agus Khatib
Masjid Al Markaz Al Islami Makassar mulai mempersiapkan pelaksanaan salat Idulfitri 1447 Hijriah. Prof KH Muammar Muhammad Bakry imam.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Masjid Al Markaz Al Islami Makassar mulai bersiap menggelar salat Idulfitri 1447 Hijriah.
- Prof KH Muammar Muhammad Bakry ditunjuk sebagai imam, sementara khutbah disampaikan Ketua STAI Mangkoso Barru, AGH Muhammad Agus.
- Masjid yang mampu menampung sekitar 20.000 jemaah ini juga menyiapkan pengaturan jemaah serta dukungan pengamanan dari aparat.
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Masjid Al Markaz Al Islami Makassar mulai persiapan menggelar salat Idulfitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.
Idulfitri kemungkinan jatuh pada Jumat (20/3/2026) atau Sabtu (21/3/2026).
Imam dan khatib salat Idulfitri telah ditentukan.
Imam salat Idulfitri adalah Sekretaris Umum Majelis Ulama Indonesia Sulawesi Selatan (Sekum MUI Sulsel) Prof KH Muammar Muhammad Bakry.
Khatib, Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mangkoso Barru Anre Gurutta Haji (AGH) Muhammad Agus.
Tema khutbahnya, Menguatkan Tekad menjadi Manusia yang Lebih Baik.
“Imamnya Prof KH Muammar Bakry, dia ini imam besar Masjid Al Markaz Al Islami. Khatib Muhammad Agus,” kata Ketua Harian Yayasan Islamic Center Prof Mustari Mustafa saat dihubungi Tribun-Timur.com, Jumat (13/3/2026).
Masjid yang berada Jl Masjid Raya No 57, Kelurahan Timungan Lompoa, Kecamatan Bontoala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) ini menjadi pusat salat Idulfitri.
Apalagi, Masjid Al Markaz Al Islami mampu menampung sekira 20.000 jemaah.
Prof Mustari Mustafa menyebut, bangunan masjid saja bisa menampung 10.000 jemaah.
Rinciannya, lantai satu 3.000 jemaah, lantai dua 5.000 jemaah dan lantai tiga 2.000 jamaah.
Sedangkan di luar bangunan bisa menampung 10.000 jemaah.
“Jadi bisa sampai 20.000 jemaah,” sebutnya.
Untuk tokoh-tokoh maupun pejabat bakal salat Idulfitri di Masjid Al Markaz Al Islami, Prof Mustari Mustafa mengaku belum menerima laporan siapa saja akan hadir.
Biasanya, tokoh atau pejabat baru konfirmasi jelang Idulfitri.
“Belum ada, biasanya dua-tiga hari mengkonfirmasi salat Idulfitri di Masjid Al Markaz Al Islami,” katanya.
Untuk melayani puluhan ribu jemaah, ia menyampaikan, ada petugas masjid akan mengarahkan jemaah dalam mengambil tempat.
Soal keamanan akan dibantu oleh Polsek Bontoala, Koramil 1408/04/Bontoala, Satpol PP.
“Mereka support kami menjaga ketertiban dan keamanan,” ucapnya.
Profil Imam Prof KH Muammar Muhammad Bakry
Prof KH Muammar Muhammad Bakry diamanahkan memimpin salat Idulfitri di Masjid Al Markaz Al Islami.
Prof Muammar Bakry lahir di Ujung Pandang pada 22 November 1973.
Putra dari pasangan Muh Bakri dan Hj Nurlailah.
Prof Muammar Bakry menghabiskan berpindah-pindah kota dan negara dalam menempuh pendidikan.
Ia tamat sekolah dasar di SD Datuk Ri Bandang Makassar tahun 1986.
Lalu melanjutkan pendidikan di Madrasah I'dadiyah DDI Mangkoso selama satu tahun.
Di tahun 1990, ia menyelesaikan bangku Madrasah Tsanawiyah Pondok Pesantren DDI Mangkoso.
Tiga tahun berselang, pria berusia 52 tahun ini lulus dari Madrasah Aliyah Pondok Pesantren DDI Mangkoso.
Prof Muammar Bakry memutuskan terbang ke Kairo, Mesir untuk menempuh pendidikan tinggi.
Ia mengambil studi Islam dan Arab Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah di Universitas Al-Azhar. Lulus 1997.
Gelar magister didapatkan di Institut Agama Islam Negeri (IAN) Alauddin 1990, kini UIN Alauddin Makassar.
Gelar doktor diperoleh dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada 2025.
Prof Muammar Bakry resmi dikukuhkan sebagai Guru Besar UIN Alauddin Makassar pada Kamis (16/3/2023).
Sejumlah jabatan strategis dipercayakan kepada Prof Muammar Bakry, baik di UIN, kampus lain dan organisasi.
Selain dosen tetap di UIN, ia juga menjabat Dekan Fakultas Syariah dan Hukum.
Pada tahun 2016 hingga 2019 diangkat sebagai Wakil Rektor IV Universitas Islam Makassar (UIM).
Kini, Prof Muammar Bakry menjabat Rektor UIM periode 2023-2027.
Di luar kampus, Prof Muammar Bakry memegang pucuk pimpinan pesantren Multidimensi Alfakhriyah Makassar.
Selain itu, ketika AGH Sanusi Baco masih hidup, Prof Muammar Bakry ditunjuk sebagai Kepala Bidang Akademik di Pondok Pesantren Nahdlatul Ulum di Maros hingga tahun 2021.
Ia juga mempelopori SDIT Ma'arif Makassar dan telah menjabat sebagai Direktur Islam Maarif sejak tahun 2012.
Komitmen kuat terhadap pendidikan dan dakwah membawa Prof Muammar Bakry mendirikan Yayasan Moderasi Islam Sulawesi dan membangun SMP Islam Baitul Maarif di Makassar.
Prof Muammar Bakry banyak pula berkecimpung di organisasi keagamaan.
Sekarang dipercaya sebagai Sekretaris Umum MUI Sulsel.
Selain itu, ia juga Wakil Ketua Dewan Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Sulawesi Selatan (PWNU) 2024-2029.
Beliau juga aktif di dewan Majelis Istisyari Darud Dakwah wal Irsyad dan pernah menjadi Ketua Umum Asosiasi Alumni Intelektual Timur Tengah (ICATT).
Prof Muammar Bakry menjabat Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sulsel 2022-2025.
Jabatan ketua juga diduduki Prof Muammar Bakry di Forum Harmoni Antar Agama (FKUB) pada tahun 2025 an Ketua Kelompok Kerja Keagamaan KPA Sulawesi Selatan (Komisi Pencegahan AIDS) pada tahun 2021.
Prof Muammar Bakry juga aktif di ICMI, IPHI, DMI di tingkat provinsi Sulsel.
Penasihat dan Administrator Ittihad Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) baik di tingkat pusat maupun provinsi.
Tak hanya terlibat dalam bidang pendidikan, dakwah, dan organisasi keagamaan, Prof Muammar Bakry juga bertugas di Dewan Pengawas Syariah BPRS Harta Insan Karimah dan BPRS Dana Moneter.
Profil Khatib Muhammad Agus
Khatib salat Idulfitri dibawakan oleh AGH Muhammad Agus.
Tema khutbahnya, Menguatkan Tekad menjadi Manusia yang Lebih Baik.
Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Mangkoso Barru Muhammad Agus.
Dia adalah menantu dari pimpinan Pondok Pesantren DDI Mangkoso AGH Prof H M Faried Wajedy.
AGH Muhammad Agus lahir di Kabupaten Barru pada 12 Agustus 1985.
Ia menyelesaikan pendidikan SD-SMA di Barru.
AGH Muhammad Agus tamat SD Inpres Garessi 1998.
Setelah itu lanjut di SMP Negeri 1 Barru dan MA DDI Mangkoso.
Muhammad Agus melanjutkan studi di UIN Alauddin. Jurusan diambil tafsir hadis di Fakultas Ushuluddin. Lulus tahun 2009.
Suami Faridah Hidayati ini memperdalam ilmu tafsir di UIN Alauddin. Gelar magister didapatkan pada 2011.
Gelar doktor di bidang konsentrasi tafsir hadis diperoleh AGH Muhammad Agus pada 2020 di UIN Alauddin.
Tidak cukup dengan pendidikan formal, AGH Muhammad Agus mengikuti pelatihan Bahasa Arab dengan metode isma’ wa takkalam di Al Markaz Al Islami Umraniyah Giza Mesir tahun 2020.
Juga pelatihan baca tulis Al Quran dengan metode nur al bayan di Ma’had Mu’allim Al Quran Giza Mesir di tahun yang sama.
AGH Muhammad Agus dianugerahi gelar profesor dari Universitas Islam Syekh Daud Al-Fathani Thailand, Kamis (11/7/2024).
Syahadah atau ijazah profesornya diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pakar/ Dewan Guru Besar Universitas Islam Syekh Daud Al-Fathani Thailand Prof Datok Sayyid Muhammad Aqil bin Ali al-Mahdali. (*)
| Cuaca Ekstrem, Polair Bulukumba Perketat Pengawasan di Pantai Bira |
|
|---|
| Pengunjung Grand Waterboom Mandai Membludak, Tembus 28.900 Orang Selama Libur Lebaran |
|
|---|
| Pengunjung TWA Bantimurung Merosot, Air Meluap Jadi Faktor Utama |
|
|---|
| 39 Ribu Penumpang Diprediksi Padati Bandara Hasanuddin saat Puncak Arus Balik |
|
|---|
| Polres Luwu Perketat Pengamanan Objek Wisata saat Libur Lebaran |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-13-maret-al-markas.jpg)