Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelaut Sulsel Hilang di Selat Hormuz

Keluarga Pelaut Sulsel Tunggu Kabar dari Selat Hormuz

Namun ketika kabar yang datang tentang insiden di tengah perairan, rasa cemas menjadi jauh lebih berat.

Tayang:
Editor: Ansar
Tribun-timur.com
KAPTEN MISWAR - Marliani Ahmad (47) memegang bingkai foto dirinya dengan sang suami Captain Miswar Maturusi nakhoda Kapal Mussafa 2 yang dilaporkan meledak di Selat Hormuz. Hingga kini keluarga masih diselimuti kegelisahan, karena belum ada kabar kondusi dari perusahaan Abu Dhabi Potrs tempat Miswar bekerja dan KBRI. 

Mereka memberikan dukungan moral sekaligus doa agar Kapten Miswar dan para awak kapal lainnya segera ditemukan dalam keadaan selamat.

Menunggu Kepastian

Sejak kabar insiden kapal tersebut mencuat, rumah keluarga Kapten Miswar di Kelurahan Pattedong, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, tak pernah sepi dari kunjungan.

Keluarga, kerabat, hingga tetangga datang silih berganti.

Mereka memberikan dukungan moral kepada keluarga yang masih menunggu kabar dari jauh.

Sejumlah rekan pelaut juga ikut bersimpati.

Mereka mencoba membantu pencarian informasi melalui jejaring pelaut yang tersebar di berbagai negara.

Dukungan juga datang dari korps alumni tempat Kapten Miswar menimba ilmu, yakni Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Makassar.

Dewan Pimpinan Pusat Corps Alumni Bumi Seram Makassar (DPP CABM) prihatin atas peristiwa yang menimpa Kapten Miswar Paturusi.

Kapten Miswar merupakan alumni angkatan ke-15 sekolah pelayaran yang kini dikenal Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar.

Ketua Umum DPP CABM periode 2022-2027, Capt Agus Salim, mengatakan pihaknya langsung berkoordinasi setelah menerima informasi awal mengenai kejadian tersebut.

“Dewan Pimpinan Pusat Corps Alumni Bumi Seram Makassar menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas peristiwa yang menimpa salah seorang alumni kami, Capt Miswar Paturusi,” kata Agus.

Menurutnya, berdasarkan informasi sementara, peristiwa itu terjadi saat Miswar menjalankan tugas sebagai nakhoda kapal ASD Tug Musaffah 2 di wilayah perairan sekitar Oman, Timur Tengah.

Informasi awal beredar menyebutkan adanya dugaan ledakan di atas kapal tersebut.

Ledakan itu disebut-sebut kemungkinan berkaitan serangan rudal di wilayah perairan tersebut.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved